Showing posts with label Favorite. Show all posts
Showing posts with label Favorite. Show all posts

Friday, September 4, 2015

Short Trip to Malaysia-Singapore in Less than 3 Days

Hi readers!!!


Long time no see ya. Huft! Padatnya aktivitas membuatku jadi jarang banget membuka blog dan membuat tulisan disini.

Untuk kembali menyemarakkan blog yang mungkin sudah berkarat ini, *halah, lebay*, aku mau sedikit sharing. Lagi-lagi masih seputaran aktivitasku sehari-hari.

Cerita punya cerita, pada akhir Agustus lalu, tepatnya tanggal 21-23 Agustus, aku dan dua orang kawan masa kuliahku berlibur ke Malaysia-Singapura. Sebenarnya, kami sudah lama menginginkan trip ini, bahkan kami membeli tiket sejak bulan Februari lalu. Ceritanya sih, mumpung ada promo tiket murah ke Johor Bahru, Malaysia.

Sunday, July 19, 2015

My Favorite Skincare: Biore Body Lotion Glowing Bright

Hi readers!!

Setelah sekian lama, akhirnya aku kembali ke dunia per-review-an. Kali ini aku mau review salah satu produk skincare/drugstore yang menjadi favoritku. Ceritanya sih, aku langsung jatuh cinta pada produk ini sejak pertama menggunakannya. Bisa dilihat di judul post ini, produk skincare yang akan aku review adalah Biore Body Lotion Glowing Bright with Anti-Pollution Technology.



Biore Body Lotion Glowing Bright adalah satu dari tiga varian Biore Body Lotion yang ditawarkan. Aku memilih varian yang satu ini karena memang mencari body lotion yang mengandung tabir surya/UV filter. Dengan demikian, produk ini bisa aku gunakan baik siang maupun malam, meskipun kalau digunakan pada malam hari si tabir surya ini tidak berfungsi optimal.

Tuesday, May 26, 2015

Sogen Parfums Love: My Love

Hi readers!!

Ceritanya, sore tadi aku ke Ind*maret sama adekku dengan maksud untuk beli body spray untuk adekku dan beli sekedar cemilan dan vitamin rambut. Eh, pas lewat di rak body mist dan wewangian wanita, aku nemu sesuatu yang eye-catching. Biasalah, aku emang mudah terdistraksi dengan sesuatu yang berwarna candy-candy atau pastel. Apa itu? Ini dia!!!


Tuh kan, cute banget packaging-nya. Siapa coba yang tidak terdistraksi saat melihat kemasan parfum yang semacam ini.

Well, perkenalkan produknya. Ini adalah Sogen Parfums Love. Apa itu Sogen Parfums Love? Sogen adalah merk parfum yang berasal dari London, England. Denger-denger dari beberapa blogger, Sogen sudah menjual produk parfumnya di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia yang diproduksi dan didistribusikan dibawah naungan Sogen Asia. Nah, parfum Sogen yang sudah diluncurkan di Indonesia ada 2, yaitu: So...? dan Parfums Love. Untuk produk So...? ada 2 macam wewangian: So...? Sensual dan So...? Desirable. Sedangkan untuk produk Parfums Love ada 3 macam eau de toilette (EDT): My Love, You & Me, dan Lost in Love.


Pilihanku untuk first trial wewangian ini adalah Parfums Love varian My Love tipe eau de toilette. Menurut website resmi-nya, My Love memiliki deskripsi wangian sebagai berikut:
My Love adalah wewangian bagi para gadis yang mendambakan dan percaya pada cinta serta kebahagiaan sejati...Wewangian yang yummy dan anggun ini sangat manis dan feminin. Aroma buah Blackcurrant dan Lemon yang dicampur dengan Jasmine, Passion Fruit dan Musk akan membuat kamu menginginkan lebih!

Memang sih, deskripsinya tepat dengan aroma wangian yang dipersembahkan oleh My Love. Wanginya sangat girly dan manis. Cocok untuk mereka pendamba "dreamy world" dan lolipop, hihihi. Bagiku wanginya cukup menyenangkan dan fair sih, tidak terlalu manis ketika sudah menyatu dengan panas tubuh dan aroma alami kulitku *anggap saja kulit ada aromanya, haha*. Selain itu, produk EDT yang satu ini juga awet wanginya. Jadi tidak perlu sering-sering semprot sana semprot sini.

Kemasan dari eau de toilette ini adalah botol kaca dengan tutup plastik warna merah muda. Volume-nya adalah 15ml dengan harga yang sangat terjangkau, yakni hanya IDR20,000. Kemasannya yang mini menjadikan EDT ini praktis untuk dibawa kemana-mana, bahkan traveling ke luar negeri. Sayangnya, botolnya yang terbuat dari kaca dan tutup plastik membuatnya terkesan rapuh. Lebih baik sih membawanya beserta kemasan box-nya karena box tersebut akan menjaga agar botol tetap aman dari kerusakan.

Selain menawarkan produk EDT, Parfums Love juga menawarkan varian Body Mist dengan aroma sama namun dikemas dalam botol plastik yang ringan. Niatku sih pengen beli yang varian So...? Desirable karena wangi-nya mirip dengan lulur copacabana yang aku pakai. Tapi, aku masih menanti produk dari Sogen yang lain karena berdasarkan beberapa sumber di internet, Sogen memproduksi berbagai macam varian wewangian serta produk-produk lain seperti dry shampoo, deodorant, dll.


~xoxo~


Monday, May 11, 2015

A Story about Japan: Mahasiswa Pulang dengan Selamat, Kantor pun Kebanjiran Oleh-Oleh

Hi readers!!!

Still remember my old story about my students who went to Japan for seminar? If you don't, please refer to this post!
Jadi ceritanya, minggu lalu mahasiswa yang pergi ke Jepang kembali pulang ke Indonesia. Salah satu mahasiswa yang aku khawatirkan karena sempat kehilangan paspor di Haneda, Tokyo, akhirnya sampai Indonesia dengan selamat. Tentunya bersama teman-teman mahasiswa yang lain juga kembali ke Indonesia dengan selamat. Lega rasanya mendapati bahwa mereka semua bisa kembali ke Indonesia tanpa kurang satu hal pun.

Banyak cerita seru yang mereka bawa ketika mengunjungi kantor tempatku bekerja. Mulai dari cerita mengenai perjalanan yang melelahkan sekaligus menantang karena semua dari mereka baru pertama kali menginjakkan kaki ke Jepang, meskipun beberapa dari mereka sudah ada yang pernah sampai ke negeri China bahkan Eropa. Jepang memberikan tantangan baru bagi mereka terlebih ketika mereka bertemu dengan penduduk lokal yang hampir tidak bisa berbahasa Inggris maupun mengeja alfabet (dan itu terjadi ketika mereka mencoba menanyakan arah dll, alhasil jurus pemecahan sandi pun digunakan, LOL). 

Cerita berlanjut ke acara dan kegiatan seminar disana. Dari cerita mereka sih acaranya sangat menyenangkan - ahh, jadi pengen - terlebih saat mereka berkunjung ke pabrik dan atau industri di sekitar lokasi seminar. Dan hal yang bikin sangat amat iri adalah mereka berhasil menjumpai 2 hal yang sangat unforgettable yet exciting, yaitu sakura dan salju. Yap, saat ini sudah mulai musim semi, yang artinya sakura sudah blooming. Tapi kok ada salju? Nah, ceritanya mereka seminar di daerah pegunungan yang mana masih berhawa dingin, dan sisa-sisa salju di tanah masih lumayan banyak, apalagi jika berada di daerah yang sedikit mendaki (dan mereka memang sengaja menuju ke lokasi bersalju tersebut demi mendokumentasikan serunya bermain bola salju).

Overall, aku sudah cukup bahagia dan terhibur sekaligus termotivasi mendengar cerita mereka. Apalagi ujung-ujungnya dibagi oleh-oleh *haha*. Yah, meskipun belum berkesempatan untuk beli tiket ke Jepang, icip snack dari Jepang dulu deh.

All about matcha: Petit24 coco chips matcha biscuits & KitKat matcha

All about chocolate

My favorite!! Enak dan imut ^^

Sebenarnya masih ada beberapa oleh-oleh makanan yang lain yang ditinggal di kantor untuk dimakan bareng, macam pocky matcha, japanese rice cracker with nori seaweed snacks (yang ini aku nyerah untuk makannya, rasanya nggak cocok di lidahku), dll.

Domo arigatou gozaimasu!

~xoxo~


Friday, May 1, 2015

Self Reward is Important

Hi readers!!!

Self reward adalah salah satu bentuk penghargaan terhadap diri sendiri. Dengan memberikan self reward kita dapat mengapresiasi segala hal dan usaha yang sudah kita lakukan, baik dalam pekerjaan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Bagiku secara pribadi, self reward itu sangatlah penting. Self reward dapat membantuku mengurangi rasa stress dan dapat meningkatkan semangat. Biasanya, setelah melakukan hal-hal yang menguras tenaga dan otak, aku biasanya memberi diriku suatu reward. Bentuk reward-nya macam-macam tergantung mood dan juga kebutuhan. Untuk bulan ini, berhubung diriku menghadapi hal-hal yang stressful selama bertubi-tubi khususnya di kantor, maka aku memutuskan untuk memberikan diriku self reward untuk sekedar re-charge semangat. Nggak banyak sih self rewardnya, tapi cukuplah untuk menyenangkan diri sendiri :)

Drink Can, Purse, Wedges

Self reward-ku nggak jauh-jauh dari barang-barang yang aku butuhkan dan aku sukai.

1. Tropical Leopard Coolgear Can
Tempat minum adalah salah satu benda yang aku butuhkan. Secara di kantorku kalau mau ambil minum musti ke pantry di lantai 1, sedangkan aku kerja di lantai 2. Daripada bolak balik makanya aku lebih suka bawa minum dari rumah. Aku membeli tempat minum yang satu ini karena motifnya dan desainnya yang unik. Bentuknya menyerupai soft-drink can. Selain itu, Coolgear can yang satu ini juga BPA free dan washable. Coolgear can macam ini tersedia dalam berbagai motif, bisa dibeli di Acehardware.

2. Leopard Purse
Lagi-lagi leopard :) Aku memang penggemar animal print. Leopard adalah salah satu motif yang paling favorit buatku. Purse yang satu ini aku hadiahkan pada diriku agar barang-barang semacam jepit rambut, lipstick, bedak, kaca, dll tetap tersimpan rapi di dalam tas.

3. Wedges Sandals
Self reward yang terakhir adalah Wedges Sandals by Yongki Komaladi. Yep, membeli alas kaki adalah hal yang sangat relieving bagi wanita, termasuk aku. Dan sandal Yongki Komaladi ini worth the money banget. Aku suka karena modelnya semacam sendal Docmart meskipun yang ini versi wedges.

Kalau readers gimana? Ada juga yang suka memberi reward pada diri sendiri?


~xoxo~


Tuesday, April 21, 2015

Perayaan Hari Kartini di Kantor



Hello readers!
Hari ini, Selasa, tepat tanggal 21 April 2015 yang mana adalah Hari Kartini. Siapa itu Kartini? Kenapa ada Hari Kartini? Seluruh rakyat Indonesia pasti tahu siapa itu Kartini. Kartini atau Raden Ajeng Kartini adalah salah satu pahlawan perempuan di Indonesia kelahiran Jepara 21 April 1879. Beliau pelopor gerakan "emansipasi wanita" di Indonesia. Berkat kegigihan beliau dan semangat beliau yang menyala-nyala untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dan gender equality, banyak wanita Indonesia yang terinspirasi. Oleh karena itu, dicetuskanlah Hari Kartini untuk memperingati hari lahir beliau.

Ngomong-ngomong tentang hari Kartini, sudah menjadi kebiasaan bagi mayoritas masyarakat di Indonesia untuk memperingatinya dengan parade pakaian adat. Meskipun Kartini berasal dari Jawa (Jawa Tengah) tidak berarti pakaian adat yang dipakai untuk parade harus dari Jawa. Justru moment ini juga dijadikan untuk mempromosikan Bhineka Tunggal Ika (alias keragaman Indonesia dari segi suku, budaya, adat, dll yang disatukan dalam satu tanah air Indonesia).

Gegap gempita Hari Kartini juga terasa di kantor tempatku bekerja. Kebetulan aku bekerja di Institusi Pendidikan Negeri, jadi angin gempita perayaan Hari Kartini mampir juga di kantor. Alhasil, kami para staff perempuan, khusus untuk hari ini, memakai Kebaya. Bukannya kenapa-kenapa sih, tapi lucu-lucuan saja. Sebelum mulai bekerja seperti biasa, kami menyempatkan diri untuk foto-foto. Semoga Hari Kartini selalu menginspirasi setiap wanita di Indonesia.

Aku, Lina, Shinta, Nina, & mb Monik



~xoxo~

Monday, January 13, 2014

Sophie Paris Celebration Eau de Parfum

Hi readers! Long time no see. Maaf ya, akhir-akhir ini jarang nulis post. Kebetulan kemarin-kemarin sedang terbuai dalam kegembiraan menikmati liburan Natal dan Tahun baru. Hehehe.

O ya, Desember kemarin aku sempat beli salah satu produk parfum keluaran Sophie Paris. Sebelumnya sih aku belum pernah beli produk parfum di Sophie Paris. Hanya saja, yang satu ini sangat memikat dari segi packaging/kemasan dan harga.

Ini dia Sophie Paris Celebration Eau de Parfum!
Lihat deh packagingnya, mewah kan. Itu tuh yang bikin aku ngebet banget buat beli parfum yang satu ini. Celebration EDP ini memiliki aroma parfum yang khas. Terdiri dari aroma blackcurrant, amber wood, dan terakhir dipadu dengan aroma musk yang sangat eksentrik.


Untuk top note-nya sendiri, parfum ini menguarkan aroma manis yang kuat. Aku menebak itu aroma musk. Wanginya cukup menggiurkan, meskipun menurutku agak terlalu menusuk dan terkesan kuno. Ya, tipikal wangi parfum manis ala tante-tante. Hihihi.

Lanjut ke middle note. Celebration EDP ini menyajikan aroma yang lebih ringan pada sesi kedua dari tingkatan aroma parfumnya. Meskipun demikian, aroma manis masih tersaji walaupun berbeda dengan aroma awal yang cukup menusuk dan terkesan kuno. Mungkin ini disebabkan karena aroma blackcurrant yang tampil lebih dominan.

Pada base note, atau aroma yang terakhir muncul, ada suatu aroma yang sangat khas yang tercium. Aku menebak sih ini aroma amber wood. FYI, amber wood itu sejenis damar yang wanginya sangat khas. Eh, tapi nggak seperti damar yang dipake untuk kemenyan lho, LOL! Wangi amber wood dalam parfum ini dikemas dengan sangat gentle. Sehingga sangat pas untuk digunakan oleh wanita.

cocok untuk kado :)

ada puisinya di kemasan bagian belakang; bahasa Inggris dan Perancis

Secara keseluruhan parfum ini cukup menarik bagiku. Terutama karena packagingnya yang sangat menawan dan terkesan mewah. Tapi aku sedikit kecewa dengan aroma dari parfum ini, khususnya pada top note-nya, karena sewaktu penyemprotan pertama wangi yang berpadu dengan kulitku justru wangi yang terkesan tua dan kuno. Untung saja middle note dan base note-nya cukup menyelamatkan. Mungkin besok-besok kalau aku mau pakai parfum ini musti ngetem dulu di rumah sampai wangi top note-nya hilang, hahaha.

kinclong! bisa buat ngaca :)


+ Kemasan sangat menarik; mewah, menawan, dan unik
+ Harga sangat terjangkau (Rp69.900)
+ Wangi tahan lama
+ Cocok untuk kado

- Top note terkesan kuno dan tua (menurut penciumanku begitu)
- Isi minimalis (30ml)


~Hug & Kiss~
xoxoxo



Friday, December 13, 2013

Tentang MEMBACA

Hi readers!
Adakah diantara kalian yang punya hobi membaca? Maksudnya bukan hanya membaca blog atau surat kabar tetapi juga membaca novel atau buku-buku. Aku juga suka membaca dan punya hobi membaca sejak kecil. Aku suka membaca cerita-cerita fiksi, mulai dari cerpen, dongeng, novel, apapun lah. Membaca itu memang bersifat adiktif. Sekali suka bakalan keterusan. Hehhee. Cerita soal hobi membaca, aku sampai rela menguras tabungan pribadi untuk membeli banyak novel lho. Sampai-sampai selama bulan November aku nggak sempat haul baju dan beauty product apapun, jadi maaf kalau bulan kemarin arsip blogku cuman berisi sedikit post, hehhee.

O ya, ngomong-ngomong soal hobi membaca yang benar-benar ingin aku tekuni, aku tidak hanya mulai rajin mengoleksi novel/buku bacaan tetapi aku juga punya blog baru. Emm, nggak baru ding, cuma recycle dari blog lama yang tidak terpakai, sayang kan kalau dibuang, hehehe. Blog itu berisi beberapa review novel dan apapun yang terkait dengan hobi membaca. Kalau kalian punya waktu luang atau mungkin punya hobi membaca dan mengoleksi buku-buku, boleh deh mampir ke blogku di piecesofdramaqueen.blogspot.com.

Nah, selain tentang blog, aku juga mau share sedikit tentang kegemaran baruku membaca eBook. Iya, electronic book alias buku elektronik. Menurutku eBook itu banyak manfaatnya. Selain (kalau beruntung) bisa didownload secara gratis, eBook juga bisa menghilangkan dahaga membaca. Kan kadang bahan bacaan kita habis sebelum punya uang untuk membeli novel/buku yang baru. Si eBook ini akan sangat membantu banget, karena juga bisa dibaca langsung di situs penyediannya. Parahnya lagi, eBook banyak menyediakan bahan bacaan/novel (dalam versi pdf, epub, mobi, atau txt) yang belum terbit di Indonesia. Konsekuensinya sih novelnya kebanyakan dalam versi bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya, tergantung si penulis sih awalnya nulis dengan bahasa apa atau terjemahan yang sudah tersedia.

Beberapa waktu yang lalu sempat mencoba link eBook yang diberikan salah satu dosen penguji skripsiku dulu. Ternyata disana aku bisa nemu dan bahkan download secara gratis novel The Cuckoo's Calling (versi bahasa Inggris) karya Robert Galbraith alias J.K Rowling yang sekarang lagi booming di Indonesia, dan rencana akan terbit pertengahan Desember ini. Wahhh! Kesempatan banget kan, bisa baca duluan (yah, meskipun aslinya udah lama terbitnya di luar sana sih), dan bisa menghemat uang hingga sekitar 90ribuan!!!

Membaca itu merupakan hobi yang menyenangkan lho, bisa menambah banyak ilmu dan wawasan, serta bisa meningkatkan daya imajinasi dan mencegah penyakit "pelupa". Percayalah, membaca itu bisa dari mana saja, kapan saja, dan di mana saja. Yuk, budayakan membaca!!!


~Hug & Kiss~
xoxoxo



Sunday, December 8, 2013

Oriflame Power Musk & Seductive Musk EdT

Hi bloggies!
Long time no see. Ihhh kangen! Peluk satu-satu.
Well, untuk mengobati rasa kangenku pada readers semua dan pada blogku yang satu ini, kali ini aku mau mereview salah satu produk wewangian terbaru dari Oriflame. Tepatnya di akhir tahun ini Oriflame meluncurkan dua produk Eau de Toilette terbaru yang berpasangan. Jarang-jarang kan ada EdT yang berpasangan gitu. Oke, aku perkenalkan ya, namanya Power Musk dan Seductive Musk.

1. Power Musk Eau de Toilette

Deskripsi menurut katalog:
Maskulin, spicy, dengan sentuhan keanggunan, Power Musk EdT menghidupkan hati dan jiwa pria yang penuh semangat. Musk, oud wood, dan nutmeg yang seksi, membuatnya jadi pusat perhatian.

EdT yang satu ini aku kasih ke adek. Wanginya menurutku sih maskulin banget. Apalagi karena ada kandungan musk-nya dan kekayuan. Musk memang sudah sejak lama menjadi bahan baku parfum/wewangian. Wanginya yang khas membuat parfum beraroma musk banyak diminati, khususnya kaum pria. Untuk top note dari EdT ini lebih didominasi oleh aroma kayu dan musk. Sedangkan untuk note terakhir wangi musk-nya masih terasa dalam ditambah dengan aroma nutmeg yang seksi. EdT ini cocok untuk pria yang menyukai gaya casual namun berkepribadian menarik dan berpembawaan tenang. Aromanya yang kuat dan seksi menambah kesan menarik pada pria. Coba deh!

2. Seductive Musk Eau de Toilette

Deskripsi menurut katalog:
Curi perhatian dengan daya tarik Anda yang terpancar dari Seductive Musk EdT. Rose feminin, musk seksi, dan cashmeran lembut yang berpadu cantik menjadi keharuman yang membuat si dia selalu kembali.

Ahhhh, aku suka banget wanginya!! Itu kesan pertama yang aku dapat setelah menyemprotkan si parfum ke pergelangan tangan. Wanginya unik dan lembut banget. Wangi musk-nya terasa paling akhir. Sebelumnya ada wewangian bunga-bungaan yang feminin dan menenangkan. Dulu sih aku sempat mencoba beberapa parfum beraroma musk, tapi baru kali ini dapet yang wanginya oke, lembut, dan nggak terlalu menyengat seperti tipikal parfum pria. EdT ini tipikal wewangian yang bisa digunakan baik siang ataupun malam. Wanginya yang casual tapi kaya membuat EdT ini cocok untuk dipakai di segala acara. O ya, wanginya yang lembut dan menenangkan bisa jadi alternatif mood booster lho. 
Saking sukanya jadi nggak berhenti cium-cium pergelangan tangan deh!


Power Musk
+ Wanginya maskulin
+ Tahan lama
+ Harga terjangkau
+ Isi 50ml

- Kemasan biasa/kurang menarik

Seductive Musk
+ Wanginya lembut, feminin, dan menenangkan
+ Tahan lama
+ Harga terjangkau
+ Isi 50ml


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Thursday, November 14, 2013

Book Review: Witch Song

Judul: Witch Song
Judul Bahasa Indonesia: Nyanyian Sang Penyihir Terakhir
Penulis: Amber Argyle
Penerbit: Atria
Cetakan: I/Juli 2012
Harga: Rp64.900 (disc 20% jadi Rp51.920)
Beli di: Togamas, Jogja
Cover:
source: website penerbit Atria

Brusenna adalah anak dari seorang penyihir wanita bernama Sacra. Mereka berdua tinggal terasing di tepi hutan di sebuah desa di wilayah Gonstower di negara Nefalie. Penduduk desa tidak menyukai mereka karena para penduduk tahu bahwa Brusenna dan ibunya adalah kaum penyihir. Pada suatu hari, ketika Brusenna tengah dianiaya oleh seorang pedagang di pasar, datang seorang wanita yang menyelamatkannya dan meminta Brusenna untuk membawanya pada Sacra, ibunya. Dengan was-was Brusenna akhirnya membawa wanita yang diketahui bernama Coyel itu pulang menemui ibunya. Coyel datang membawa kabar yang kurang mengenakkan tentang serangan Penyihir Kegelapan, Espen, kepada para Penjaga (Penyihir penjaga keseimbangan alam). Sejak kedatangan Coyel, sang ibu menjadi berbeda. Dia menjadi lebih waspada dan terkesan menutupi sesuatu. Akhirnya, pada suatu malam, Brusenna sengaja membuntuti ibunya yang tengah berdiri di dalam lingkaran penyihir di tengah ladang. Sacra sang ibu bernyanyi memanggil angin dan mengucapkan beberapa kalimat yang Brusenna sendiri kurang paham maksudnya. Di pagi harinya, sang ibu memanggil Brusenna. Sacra kemudian menunjukkan beberapa simpanan koin emas dan buku sihir kuno, serta memberikan Brusenna sepucuk surat. Hari berikutnya, Sacra pergi meninggalkan Brusenna seorang diri di rumah untuk ke Suaka menyusul Coyel yang terlebih dahulu pergi kesana.

Brusenna yang ditemani anjing setianya, Bruke, memulai petualangan baru tanpa ibunya lagi. Padahal, Brusenna yang kemudian mengganti namanya menjadi Senna terbilang sangat amatir dalam bidang sihir. Dia hanya hafal beberapa lantunan lagu penyihir saja karena Sacra memang jarang mengajarinya sihir untuk melindungi diri Senna sendiri. Sesuai surat dari ibunya, Senna kemudian menyusul sang ibu menuju Suaka, tempat yang sama sekali asing di benaknya. Selama berpetualang mencari Suaka, Senna terus-terusan mendapat masalah dari Wardof dan Garg yang terus mengejarnya. Ya, Wardof dan Garg adalah pelayan Espen yang ditugaskan untuk menangkap bahkan membunuh Senna. Dibantu oleh "Pengawal" amatiran, Joshen, Senna dan Bruke pun memulai perjalanan panjang mencari Suaka yang ternyata terletak di sebuah pulau di tengah samudera. Medan yang dilalui semakin sulit karena kekuatan sihir Espen yang telah merusak keseimbangan alam. Di sisi lain negara Nefalie terjadi kekeringan dahsyat, sedangkan di perairan kabut tebal serta hujan tak pernah sirna. 

Berbekal tekad dan kemampuannya, Senna, Bruke dan Joshen akhirnya sampai juga di Suaka, disambut oleh seekor makhuk setengah katak setengah manusia yang bernama Pogg. Dari Pogg, Senna mengetahui bahwa dialah sang Penyihir Terakhir, dimana semua Penjaga telah dikalahkan oleh Espen, bahkan Sacra ibunya. Konflik semakin banyak terjadi antara Senna dan Joshen yang membuat Senna mengirim Joshen keluar dari Suaka dengan nyanyiannya. Namun pada akhirnya, Senna kembali menemui Joshen yang datang menjemputnya bersama Kapten Parknel, kapten kapal Penyihir Laut. Bersama dengan Joshen dan menumpang kapal Penyihir Laut, Senna pergi menuju sarang Espen di negara Tarten. Ternyata, segalanya tak semudah yang dibayangkan oleh Senna. Hampir semua penduduk Tarten membenci penyihir. Bahkan, petinggi Tarten mengerahkan ribuan prajurit bermantel merah untuk selalu waspada akan keberadaan penyihir. Mengetahui hal itu Senna harus semakin waspada untuk mencari jalan menuju sarang Espen. Untungnya, ada beberapa penduduk Tarten yang merupakan kawan penyihir. Mereka dengan senang hati membantu Senna dan Joshen menuju sarang Espen.

Akhirnya, Senna benar-benar bertemu dengan Espen, sang Penyihir Kegelapan. Pertarungan sengit antara keduanya pun dimulai. Senna yang merupakan penyihir muda amatiran (yang bahkan belum dinobatkan sebagai penyihir) harus melawan penyihir tingkat tinggi yang memiliki kekuatan nyanyian ratusan penyihir yang semula telah dikalahkannya. Namun, tekad dan kemampuan Senna serta nyanyiannya ternyata lebih dari apa yang dia ketahui sebelumnya. Senna berhasil memanggil Sang Pencipta yang terdiri dari 4 Saudari, yakni Sinar Matahari, Tanah, Air, dan Tumbuhan. Dengan bantuan 4 Saudari, Senna akhirnya mengalahkan Espen (dengan mengubahnya menjadi pohon dan mengambil nyanyiannya) dan menyelamatkan ratusan penyihir yang telah diubah menjadi pohon kemudian mengembalikan nyanyian mereka masing-masing. Klimaks dari novel ini tidak berhenti sampai disini. Senna dan sekitar 250 penyihir lainnya, tua dan muda, harus menghadapi ancaman baru di Tarten. Para prajurit yang jumlahnya ribuan bahkan puluhan ribu siap membunuh mereka. Pada akhirnya, mereka harus menggunakan strategi lain. Dan tentu saja, mantra yang sangat mengerikan harus dirapalkan.

Witch Song adalah novel debut Amber Argyle. Ceritanya sangat unik, menyentuh, dan nyata. Isi cerita di dalam novel ini tak kalah dengan berbagai cerita mengenai penyihir dan kekuatan magis lainnya. Apalagi, ditunjang dengan konflik-konflik baik internal maupun eksternal dalam diri sang tokoh utama, Brusenna. Novel ini juga menyingkap berbagai romansa antara Brusenna dengan Joshen, yang merupakan satu-satunya harapan Senna untuk terus hidup dan berjuang mengalahkan sang Penyihir Kegelapan. Disini, Amber Argyle juga menggambarkan penyihir dalam rupa yang lain. Biasanya penyihir digambarkan sebagai wanita dengan tubuh bongkok, dagu panjang, dan hidung bengkok seperti paruh, dalam novel ini penyihir digambarkan layaknya manusia biasa. Bahkan, penyihir disini tidak menggunakan tongkat sihir atau sapu terbang. Kekuatan mereka ada pada nyanyian mereka dan beberapa biji tanaman yang merupakan senjata mereka. Novel Witch Song ini memiliki 2 sekuel. Buku pertamanya adalah Witch Song, kemudian disusul dengan Witch Born, dan diakhiri dengan Witch Fall. Tapi sayangnya di Indonesia, buku keduanya belum juga terbit. Padahal aku sudah nggak sabar pengen baca sekuelnya.

Sekuel Witch Song:



~Hug & Kiss~
xoxoxo


Saturday, November 9, 2013

Book Review: Warped

Judul: Warped
Judul Bahasa Indonesia: Sang Penenun Kehidupan
Penulis: Maurissa Guibord
Penerbit: Atria (Indonesia)
Cetakan: I/Agustus 2012
Harga: Rp 50.000 (disc 15% jadi Rp42.500)
Beli di: Togamas, Jogja
Cover:

Cover versi Bahasa Indonesia
source: website penerbit Atria

Warped adalah karya pertama dari Maurissa Guibord. Novel ini secara keseluruhan mengambil dua setting waktu yang berbeda; masa kini dan masa lalu. Cerita dalam novel ini dimulai ketika seorang gadis kota pinggiran, Tessa Brody, bersama ayahnya, Jackson Brody, mengikuti sebuah lelang barang-barang antik. Ayah Tessa begitu menginginkan sepaket buku kuno namun tidak menyangka jika mereka juga akan mendapat bonus sebuah buku bersampul kulit bertajuk "Texo Vita" (Menenun Kehidupan) dan sebuah permadani kuno dengan sulaman Unicorn di tengah-tengahnya. Setelah membawa pulang hasil lelang, yang mana Ayah Tessa sempat menggerutu karena harganya yang terlalu mahal, Tessa mendapat bagian untuk menyimpan permadani kuno bergambar Unicorn tersebut. Sejak dia menyimpan permadani itu di dalam kamarnya, dia sering dihantui mimpi aneh tentang penyihir dan pangeran dan juga Unicorn dimana dirinya sendiri berperan sebagai gadis (perawan) desa. Selain mimpi aneh, Tessa juga mendapat bermacam pesan aneh dimana dia harus mengembalikan "benang" yang bahkan dia sendiri tidak tahu apa maksudnya.

Tanpa sengaja, suatu malam Tessa menarik salah satu benang berwarna putih keperakan yang terlihat mencuat dari permadani tersebut. Ajaibnya, gambar Unicorn di tengah permadani hilang dengan sendirinya. Sebagai gantinya muncul sesosok pemuda tampan dengan pakaian kumal, aneh, compang-camping dan seperti berasal dari jaman kerajaan. Benar saja, sosok William de Chaucy, atau Will yang tiba-tiba muncul di hadapan Tessa adalah si Unicorn. Dia adalah anak bungsu dari Earl Umbric yang berkuasa di Hartescross, Cornwall, Inggris. Uniknya, Will tersebut datang dari masa lalu, sekitar tahun 1500an. Di sela-sela kebingungannya, Tessa kembali mendapat berbagai masalah. Mulai dari munculnya Lila Gerome yang mengaku sebagai pemilik permadani kuno dan buku "Texo Vita" yang menginginkan dua benda itu kembali padanya. Kemudian disusul dengan munculnya Norn bersaudari; Spyn, Weavyr, dan Scytha yang mengaku kehilangan beberapa benang kehidupan dan menuduh Tessa telah mencurinya.

Dibantu oleh sahabatnya Opal, Tessa kemudian mencari tahu banyak hal tentang Will, buku Texo Vita, dan juga permadani tersebut. Menurut informasi yang diperoleh dari Will, diketahui Lila Gerome adalah perwujudan dari Gray Lily, seorang penyihir dan juga seorang pemintal benang yang berasal dari Hartescross, yang mana telah berhasil menarik benang kehidupan Will dengan cincin batu amber miliknya dan menyimpannya di dalam permadani dalam bentuk seekor Unicorn berbulu putih dan bermata cokelat demi memperoleh kecantikan dan kehidupan abadi. Sejak saat itulah, Tessa berjuang mati-matian untuk melindungi Will dan benang kehidupannya. Namun, sayangnya, dia diantara dua pilihan sulit, antara melindungi nyawa Will atau mengembalikan ketujuh benang kehidupan yang dicuri dari Norn bersaudari demi mengembalikan susunan takdir (dalam untaian benang yang disebut Wyrd) yang terkoyak.

Klimaks dari cerita dalam novel ini adalah ketika Tessa masuk ke dalam permadani menyusul Will. Di dalam permadani yang adalah Hartescross buatan Gray Lily, Tessa harus berjuang melawan segala makluk buatan Gray Lily. Terutama, dia juga harus melawan Gray Lily demi menepati janjinya mengembalikan ke tujuh benang kehidupan yang dicuri kepada Norn bersaudari. Tapi sebagai konsekuensinya, Tessa juga harus rela mengembalikan benang kehidupan Will, pemuda yang kini dicintainya setengah mati, kepada Norn bersaudari karena Will ditakdirkan hidup 500 tahun sebelum masa Tessa.

Dalam novel ini, Tessa digambarkan sebagai gadis remaja yang pendiam dan cukup lemah. Dia bukan tipe gadis yang mudah mengambil keputusan, bahkan di saat-saat yang genting. Namun, justru karakter inilah yang membuat novel ini mengalir dengan sangat menggemaskan. Karakter Tessa yang terkesan "clumsy" juga memicu banyaknya adegan klimaks dan anti klimaks kecil sebelum adegan klimaks yang terakhir. Ending dari novel ini sedikit bisa ditebak, hanya saja tidak terlalu gamblang tertebak di tengah cerita.

Aku begitu menyukai novel ini dan cerita di dalamnya dimana menitikberatkan antara kepercayaan seorang individu terhadap takdir dan bagaimana dia mencoba merubah nasibnya sendiri meskipun takdir sudah tergariskan. Selain itu, cara penggambaran tokoh dan latar belakang terutama kota Hartescross sungguh mendetail. Namun sayangnya, novel ini terlalu banyak adegan klimaks dan anti klimaks kecil-kecil yang agak kurang menarik di sepanjang cerita, lagi pula menjelang klimaks terakhir adegannya agak garing. Pada intinya, novel ini sangat pas buat kamu yang suka imajinasi dan fantasi. Terutama yang menyukai dongeng tentang penyihir dan legenda Unicorn.


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Thursday, October 31, 2013

October's Favorite: Perfume, Skin Care, Face Care, and Hair Care

Hi Blogger!
Hari ini tanggal 31 Oktober ya, anyway, Happy Halloween buat kalian yang merayakannya. Berhubung ini hari terakhir di bulan Oktober, aku mau membahas beberapa hal, lebih tepatnya beberapa benda, yang menjadi favoritku di bulan ini. Bulan Oktober tahun ini memang menjadi bulan yang paling berkesan buatku. Kenapa? Karena 1) Aku wisuda di bulan ini 2) Musim hujan pertama di Jogja datang di bulan ini 3) Ada banyak hal yang menggembirakan di bulan ini 4) apa ya??? Hmmm, pokoknya banyak deh.

Oke, daripada bertele-tele, langsung aja ya, simak apa saja yang menjadi favoritku di bulan ini.


Nah, kelihatan kan, disitu ada 5 jenis benda yang jadi favoritku. Ada body wash, hair mask, shampoo, face cream, dan perfume. Bahas satu per satu yuk!

1. Cussons Imperial Leather Aqua Fresh Body Wash


Kemasan dari Cussons Imperial Leather body wash yang satu ini masih sama dengan kemasan lama. Aku udah coba beberapa jenis body wash dari Cussons dan body wash Aqua Fresh ini merupakan salah satu favoritku. Wanginya seger banget, cocok sebagai mood booster di saat males mandi atau males ngapa-ngapain. Salah satu poin penting dari body wash ini adalah kandungan triple moisturizing complex, pH netral, mineral laut, dan mint. Kombinasi yang sangat pas untuk sebuah body wash yang berfungsi menyegarkan sekaligus melembabkan. Psssttt! Aku juga sangat suka dengan wangi ala lautnya. Hmmm, berasa sedang berenang di Bora-Bora :)

2. Milk and Honey Gold Hair Mask


Milk and Honey Gold Hair Mask ini adalah produk hair care paling favorit buatku saat ini. Aku udah bener-bener cocok dengan produk hair mask yang satu ini. Selain melembabkan dan melembutkan hair mask dari Oriflame ini juga menutrisi. Kandungan utama dari hair mask ini adalah organic milk and honey. Wanginya juga lembut, hampir seperti paduan green tea dengan madu.

3. Milk and Honey Gold Shampoo


Milk and Honey Gold Shampoo adalah rangkaian produk Milk and Honey Gold persembahan dari Oriflame. Aku suka banget dengan shampoo yang satu ini karena nggak bikin rambut jadi kering. Selain itu, shampoo ini bisa melembutkan sekaligus melembabkan rambutku yang agak-agak susah diatur dan bergelombang-gelombang. Wanginya aku suka banget karena enak, lembut, dan tahan lama.

4. Essentials Fairness 5-in-1 Face Cream


Face cream yang satu ini favoritku banget *peluk-peluk* selain si Optimals Oxygen Boost Cream. Aku selalu suka produk-produk keluaran Essentials karena pertama harganya terjangkau, kedua isinya banyak, ketiga manfaatnya segudang dan terasa banget sejak pertama kali pemakaian. O ya, Essentials Fairness 5-in-1 Face Cream ini merupakan produk baru di Oriflame Indonesia. Aku belinya bulan Oktober ini, sudah sebulan tapi isinya masih separuh kurang dikit. Lumayan awet lho, padahal aku pakai tiap hari (2x sehari). Krim wajah ini memang didesain khusus untuk melembabkan, menutrisi, melindungi, mencerahkan, dan menghaluskan. WOW banget kan! Semenjak pakai krim ini secara rutin, wajahku jadi lebih lembab dan lebih cerah lho. Wanginya juga enak :)

5. Lovely Garden Eau de Toilette


Lovely Garden EdT ini adalah parfum favoritku di bulan Oktober ini. Untuk reviewnya, aku udah pernah bahas disini.

Semoga postingan kali ini bermanfaat dan bisa memberi referensi atau inspirasi buat kalian para readers. Thankies.


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Saturday, October 26, 2013

Weekend's Favorite: The Night Circus

Hi Blogger.
How was your weekend? Hehehe
Weekendku kali ini sedikit berbeda dari weekend-weekend yang sebelumnya. Kenapa? Karena aku punya beberapa novel baru untuk dibaca selama weekend. Hmm, sebenarnya, weekend pun aku juga kerja sih, soalnya kerjaan jadi content writer itu 6 hari kerja, bahkan kalau pas beruntung bisa 7 hari kerja dalam seminggu. Hahaha. Well, oke, nggak usah bahas kerjaan ya. Nah, jadi ceritanya, kemarin hari Kamis (24 Oktober 2013), aku ikut beberapa temenku nengokin Job Fair di salah satu kampus swasta di Jogja. Berhubung tidak ada satupun posisi kerja yang dipengen (ceilleeeehhh gaya banget jadi orang :p) jadi kami para ladies memutuskan untuk jalan-jalan sebentar sembari menunggui para gentlemen yang sedang sibuk di beberapa stand Job Fair. 

Tujuannya tentu saja Galeria Mall (yang paling deket dengan lokasi Job Fair). Awalnya sih nggak ada niatan buat beli apa-apa disana, cuma pengen ngadem sama cuci mata doang. Tapi, begitu lewat depan etalase "Togamas d Gale" rasanya jadi pengen masuk. Hmm, you know lah, toko buku selalu punya mantra ajaib yang bikin kita pengen masuk kesana lagi dan lagi. Apalagi toko buku diskon sepanjang waktu seperti Togamas. Setelah memilih-milih, akhirnya aku memutuskan untuk membeli 2 novel terjemahan. Aku adalah pecinta novel terjemahan, apalagi novel fantasi yang background ceritanya jaman-jaman kuno. Hihihi. Dari kedua novel yang aku beli (emang udah masuk wishlist sebelumnya sih) aku baca satu dan langsung jatuh cinta dengan isi ceritanya. 

Ini dia penampakan novelnya!!

Novel The Night Circus ini ditulis oleh Erin Morgenstern. Nama pengarangnya cukup asing buatku, tapi aku sangat suka dengan novel karyanya yang satu ini. Kalau boleh jujur, sebenarnya aku baru baca sampai halaman 183 dari 605 halaman. Hehe. Sejauh yang aku sudah baca, menurutku isi ceritanya sangat imajinatif dan menarik juga penuh intrik. Aku suka settingnya, di Eropa dan Amerika sekitar tahun 1800an -1900an. Gaya berceritanya juga sangat unik, meskipun alurnya sedikit maju-mundur (tapi tenang saja, di setiap judul sudah dicantumkan tanggal atau bulan dan tahun. Jadi bisa dengan mudah mengenali bagaimana alurnya).

O ya, kalau yang mau beli atau tertarik untuk baca juga, ini aku kasih sinopsisnya yang diambil dari back covernya.

"Bersiaplah memasuki Le Cirque des Reves. Jangan terlalu terkejut karena sirkus ini bukanlah sirkus biasa. Di sini kau bisa menemukan Labirin Awan, khayalan-khayalan yang menjadi kenyataan, sari apel terlezat di dunia, Pohon Permohonan, dan wanita cantik dengan gaun penuh untaian surat cinta.

Dalam Le Cirque des Reves pula, Prospero sang Pesulap menjadikan Celia, putrinya sendiri, sebagai ajang taruhan. Prospero mengharuskan Celia untuk bertarung dengan Marco Alisdair, yang merupakan murid dari musuh bebuyutan sang Pesulap. Selama bertahun-tahun, Celia dan Marco berusaha saling menjatuhkan lewat berbagai wahana dan atraksi mendebarkan: panggung ilusi, raven, selubung sihir, api unggun seputih salju, dan binatang-binatang dari kertas.

Namun, kompetisi itu terhambat saat mereka perlahan-lahan saling jatuh cinta. Dan keduanya semakin kewalahan saat sesuatu yang jahat mulai mencelakai, bahkan membunuh orang-orang di sirkus, satu demi satu ..."

Wow! Menarik bukan isi ceritanya? Selain tokoh-tokoh yang disebutkan pada sinopsis, ada beberapa tokoh lain seperti, Isobel Martin, Chandresh, Mr. A.H., Bailey, Caroline, dan masih banyak lainnya. Di dalam novel ini kamu akan menemukan berbagai macam jenis sulap, trik-trik di wahana sirkus, dan masih banyak lagi. Intinya, semakin jauh kamu membaca, kamu akan menemukan sesuatu yang ajaib yang membuatmu akan terus membaca sampai akhir :)


"The Night Circus adalah pilihan yang tepat untuk menghabiskan akhir pekan. Ceritanya sangat ajaib dan mampu memantik imajinasi yang luar biasa." ~Tiyas Fransiska~


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Tuesday, October 22, 2013

Lovely Garden Eau de Toilette

Hello, blogger. Ketemu lagi di segmen review wewangian alias parfum. Kali ini aku mau me-review parfum keluaran baru dari Oriflame. Sebenarnya nggak baru juga sih, ya sekitar 3 atau 4 bulan yang lalu (kalau nggak salah inget). Nama produknya yaitu Lovely Garden Eau de Toilette. Kemasannya unyu banget. Aku suka banget sama bentuk kemasannya. Apalagi ditambah dengan warna cairan parfumnya yang berwarna hijau muda. Rasanya seger banget, ya sesuai sama namanya lah ya, Lovely Garden.


Over all, aku nggak cuma suka sama kemasan/botolnya saja, aku juga suka banget dengan wangi/aroma parfumnya. Karena apa? Karena ada aroma vanilla nya, hampir mirip dengan parfum favoritku si "Ultra Glam Eau de Toilette". Ahhh, heaven! Yuk, kita simak apa saja wewangian penyusunnya.

Rhubarb 
Rhubarb ini sejenis tanaman yang sering digunakan sebagai bahan makanan. Batang rhubarb biasa diolah untuk membuat salad, pie, bahkan untuk membuat selai. Tapi aku sendiri belum pernah nyobain makanan yang berasal dari rhubarb. Aroma rhubarb sendiri aku juga kurang paham. Pada parfum Lovely Garden, wangi rhubarb diklaim sebagai top note (wangi yang muncul pada awal parfum disemprotkan). Menurutku wanginya seger sih, seperti wangi dedaunan hijau :)

Milk Accord
Aroma susu yang khas dan creamy diambil sebagai aroma heart note (aroma tengah). Wangi susu dicampur dengan wangi dedaunan ternyata menghasilkan aroma yang cukup unik dan menggoda.

Vanilla Orchid
Aroma terakhir atau base note pada parfum Lovely Garden dipersembahkan oleh Vanilla Orchid (atau vanili dalam bahasa Indonesia). Vanili memang berasal dari tumbuhan anggrek-anggrekan. Makanya dia dinamai Vanilla Orchid. Wangi vanilla yang kental namun tetap seimbang membuat parfum Lovely Garden sangat cocok digunakan pada siang maupun malam hari. Bagi penikmat aroma vanilla, parfum Lovely Garden sangat cocok untuk dikoleksi.


Kesimpulannya, wangi dari Lovely Garden ini sangat feminin. Cocok untuk dipakai baik siang hari maupun malam hari karena wanginya cukup ringan dan menyenangkan. Aroma vanilla-nya yang kental dan dipadu dengan aroma segar dedaunan sukses membangun mood yang baik untuk segala aktivitas seharian. Parfum ini mampu bertahan hingga 3-4 jam (tergantung cuaca dan jenis aktivitas). Parfum ini pastinya cocok banget untuk digunakan di musim penghujan yang sebentar lagi datang. Wuiihhh,, bakalan seger banget deh rasanya :)


+ Wanginya feminin & seger
+ Isinya banyak 50ml
+ Harga lumayan terjangkau
+ Kemasannya so adorable

- Ketahanan wanginya masih kurang (karena EDT bukan EDP)


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Thursday, October 17, 2013

My Graduation [Oktober 12, 2013]

Hi blogger :)
Rasanya pasti seneng banget ya, pada akhirnya bisa keluar (baca: lulus) dari Universitas sebagai sarjana. Iya dong, kalau dibandingkan dengan jenjang pendidika di bawahnya, jenjang perguruan tinggi tentu lebih sulit untuk dijalani. Memang sih, awal-awalnya asik-asik aja, tapi, sewaktu sudah semester akhir bawaannya nggak asik dan nggak santai. Apalagi kalau beberapa temen seangkatan sudah lulus duluan. Hihihi.

Nggak mau berlama-lama ngomong, aku disini mau share beberapa foto wisudaku. Yeayyy!! Akhirnya, aku resmi menyandang gelar S.Pd. juga :D :D

with my beloved family

I love my 'peplum' kebaya

happy face


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Wednesday, October 9, 2013

Keribetan Menjelang Wisuda

Hai blogger, long time no see ya.
Recently, aku lagi sibuk ngurusin yang namanya wisuda dan malam pelepasan wisuda. Hufff! Ribet banget deh. Emm, tapi kayaknya emang akunya yang rempong ding. Hahaha. Disini aku mau sedikit curhat dan share mengenai persiapanku menghadapi 2 event besar itu.

Karena belum pernah ikut dan menjalani wisuda sarjana, pada awalnya aku santai-santai saja. Maksudnya, tidak pengen berlebihan buat persiapannya. Tapi ternyata, tidak semudah itu Jenderal! Ada banyak hal yang musti dipersiapkan, dan tentunya ada banyak biaya yang harus dikeluarkan. Sedikit mau curhat nih. Jadi beberapa minggu yang lalu aku jahitin kebaya, sebelumnya aku belum pernah jahitin kesana, berhubung Ibuk bilang disana saja, ya aku ngikut. Memang sih, model kebaya yang aku pengen agak ribet. Tapi at least dalam waktu 1 bulan, bisa jadi lah ya. 

Nah, beberapa waktu yang lalu, si mbak penjahit SMS, bilang kalau kebayanya udah bisa diambil. Well, pas sampai sana, ternyata kebayanya belum rampung, kesel sih, tapi masih bisa ditahan. Setelah menunggu kira-kira 3 jam, si kebaya sudah jadi. Tapi hasilnya SANGAT MENGECEWAKAN!!! Bentuknya sama sekali melenceng jauh dari model yang aku kasih ke mbak penjahitnya (padahal aku udah print gambarnya gede lho, udah jelasin juga konsepnya). Aku pengennya kebayanya diberi detail rempel-rempel di ujungnya dengan warna lain (aku siapin kain brokat warna pink). Nah, ternyata sama si mbak penjahit, itu kain brokat cuma digunting and ditempel. Mana nggak rapi pula. Mana bayarnya mahal pula. Udah gitu, kebayanya kebesaran saudara-saudara. Bener-bener kecewa mampus sama penjahit itu. Sama sekali nggak profesional.

Akhirnya, solusi terakhir adalah menjahit kebaya lagi. Kali ini aku beli bahan yang sedikit lebih murah dari yang kemarin dan desain yang lebih mudah. Aku pilih bikin kebaya dengan model "peplum". Besok sih udah bisa diambil, semoga jadinya tidak mengecewakan lagi. Soalnya, kalau ini beneran mohon-mohon ke penjahit langganan. Bodohnya, kenapa nggak dari dulu jahitin disana coba. Ahhh, buang-buang duit saja kau Yas!

Beralih dari curhatan soal kebaya, sekarang gantian curhat soal malam pelepasan wisuda atau bahasa kerennya Graduation Dinner. Setelah lulus kemarin, aku bener-bener excited dengan event yang satu ini. Anggep aja prom night lah (emang iya deh). Jadi jauh-jauh hari aku sudah persiapan dress dan aksesorisnya. Iya, aku emang rempong dan cenderung perfeksionis. Tapi semua persiapan itu mesti ada bagian yang dibatalin. Kenapa? Karena ternyata Graduation Dinner kali ini pakai dresscode saudara-saudara. Haduuhhh! Mana dresscode-nya "Retro" pula. Nah kan, makin bingung aja. Akhirnya setelah nyari-nyari referensi gaya "Retro" yang pas buat prom night, aku putuskan untuk beli dress lagi (sama stocking item ala lady retro). Untungnya sih di Sakola ada beberapa dress bergaya retro yang murah meriah. Bahannya tebel dan stretch (ala-ala butik gitu), tapi harganya dibawah 70ribu. Asiik kan. Sebagai alternatif aku juga beli dress polka dot. You know lah, retro itu identik dengan polka dot dan lipstik merah merona. We'll see later aku mau pakai yang mana. :p

Begitulah sedikit curhatan tentang ribetnya persiapan menjelang wisuda dan graduation dinner. Semoga besok pas hari H semua dilancarkan dan diberkati oleh Tuhan. Happy Graduation!!



~Hug & Kiss~
xoxoxo


Saturday, August 31, 2013

Book Store Haul

Setelah sekian lama nggak beli buku bacaan (baca: novel) baru, akhirnya kemarin malam kesampaian juga. Semalam aku dan mbak Indah jalan-jalan sebentar ke toko buku TogaMas Kotabaru. Awalnya sih tujuanku nggak jelas kesana, karena aku memang nggak ada planning sama sekali untuk mengunjungi toko buku di tanggal tua seperti semalam (baca: tanggal 30 Agustus 2013). Tapi, berhubung ajakannya ke toko buku TogaMas yang sering banget ngadain diskon, jadi aku mau-mau saja. 

Sesampainya disana, seperti biasanya acap kali aku ke toko buku, yang aku sasar pertama adalah rak novel-novel terjemahan. Aku memang cukup menggilai novel-novel terjemahan karena bahasanya unik menurutku. Selain itu, setting dan penokohannya juga lebih memancing imajinasi. Kali ini aku beli 3 novel terjemahan. Awalnya sih pengen beli 4 tapi berhubung cuma bawa uang Rp200ribuan jadi aku beli 3 dulu. Hahaha. Hemat ceritanya, kan tanggal tua.

Ini dia novel-novel yang aku beli:
Itu semuanya diskon 15% lho. Hehehe

Yang pertama ada novel "Confessions of an Ugly Stepsister". Menurut sinopsis di back cover-nya, novel ini menceritakan tentang kehidupan seorang kakak tiri yang terasing dibalik ketenaran adik tirinya yang cantik dan menawan. Overall menurut sinopsinya, isi ceritanya hampir sama dengan cerita Cinderella, tapi tokohnya dibalik. Bukan Cinderella yang jadi tokoh utama tapi kakak tirinya. Setting tempatnya cukup menarik imajinasi yaitu Belanda pada abad ke-17. Novel ini belum aku buka sih, jadi belum tau isi cerita secara keseluruhan bagaimana. Tapi aku sempet search di Google dan nemu kalau novel ini dibuat sudah cukup lama bahkan sudah ada filmnya juga (bisa cek di Youtube). Tapi lebih penasaran baca bukunya sih, soalnya kadang kan cerita di novel dan di film dibuat sedikit beda.

Novel yang kedua adalah "Accidentally Fabulous". Ini novel bercerita tentang fashion designer gitu lah. Aku suka novel tentang fashion (seperti Confessions of a Shopaholic series, The Devil Wears Prada, dll). Settingnya dimana lagi kalau bukan di New York, pusat fashion dunia. Novel ini juga belum aku buka. Tunggu giliran deh ya.

Novel terakhir yang aku beli adalah "Chicken Soup for the Soul: Pelajaran dari Kucingku". Kalau kamu baca blogku dari awal pasti tau dan familiar sama kesukaanku sama binatang terutama anjing dan kucing. Saat ini aku punya 2 kucing, satu di rumah nenek, satu di rumahku. Yang dirumahku namanya Cheeten. Aku beli novel Chicken Soup ini selain karena aku suka dengan kisah-kisah inspiratif yang selalu disuguhkan oleh Chicken Soup, juga karena aku suka kucing. Aku mau belajar banyak dari kucing. Hahaha. Novel ini sudah aku buka dan aku baca beberapa cerita di dalamnya. Sangat asik dan inspiratif menurutku.


Weekend ini akan aku habiskan dengan membaca Chicken Soup for the Soul: Pelajaran dari Kucingku. Hmm, pasti akan jadi weekend yang menyenangkan sekaligus penuh semangat. Yeayyy!!


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Wednesday, August 7, 2013

Skin Care Therapy for My Allergy

Hei hei :)
Ketemu lagi dengan postingan mengenai skin care. Kali ini aku mau membahas beberapa produk skin care yang aku gunakan untuk mengembalikan kondisi dan kesehatan kulitku paska alergi. Ya, beberapa minggu yang lalu aku sempet terkena alergi kulit yang gejalanya gatal, panas, bentol-bentol kecil, pori-pori membesar, dan kulit kering kusam (bisa baca disini). Alergi ini udah pernah aku alami juga sebelumnya. Penyebabnya sama yaitu nggak cocok dengan produk lotion tertentu, meskipun alergi pertama dan kedua disebabkan oleh lotion dengan merk yang berbeda. Alhasil, aku jadi kapok deh beli lagi lotion dari dua merk itu (padahal kemarin-kemarin beli cuma gegara kemakan iklan).

O ya, aku juga sempet konsultasi masalah alergiku sama kakak sepupuku yang juga seorang apoteker. Dia nyaranin aku buat makai sabun anti kuman untuk mengurangi efek alergi dan penyebaran kuman di kulit. Aku langsung refer ke Dettol. Kenapa Dettol? Karena udah lama aku freak banget sama Dettol, alias aku suka banget pakai produk Dettol, mulai dari sabun tangan, sabun batangan, sabun cair, hand sanitizer, sampai tissue basahnya. Sayangnya, udah hampir 3 bulan aku nggak lagi pakai sabun mandi Dettol, karena aku lebih milih pakai sabun mandi cantik alias sabun kecantikan semacam shower gel atau shower cream. Selain pakai Dettol, aku juga pakai lotion yang mengandung Aloe Vera karena bisa membantu menenangkan kulit dan mengurangi efek alergi. Nggak lupa aku juga pakai lotion anti gatal dari Caladine.


Bahas satu per satu ya :)

1. Dettol Radiance Body Wash

Awalnya sih aku mau beli sabun cair Dettol yang biasa, tapi berhubung di rak persabunan aku nemu si Dettol Radiance Body Wash ini, aku langsung ambil deh. Lumayan lah, ada kandungan vitamin-vitamin yang berfungsi melembabkan dan mencerahkan kulit. Hihi.


Isinya ya kayak body wash biasa, warnanya putih transparan agak keruh. Wanginya lumayan sih tapi ada campuran bau antiseptik ala Dettol. Tapi menurutku sih nggak masalah ya ada bau-bau antiseptiknya. Efeknya menurutku sih bisa bantu ngurangin gatel karena alergiku. Tapi sayangnya, berbeda dengan varian Dettol lain yang pernah aku coba, Dettol Radiance lebih licin dan agak susah dibilasnya.

2. Caladine Lotion

Aku rutin pakai Caladine lotion anti gatal ini selama proses pemulihan alergi. Aku hampir nggak bisa lepas dari lotion ini karena ya itu tadi gatal karena alerginya bener-bener nggak bisa ditoleransi. 


Isinya sebenernya warna pink tapi efek kamera dan lighting jadinya warnanya putih susu semi pink gini. O ya, isinya ini ada semacam butiran ekstra kecil dengan warna lebih tua. Cairannya juga beda dengan lotion biasa, ini lebih cair seperti susu. Tapi cepet banget meresap dan nggak lengket. Wanginya juga acceptable kok. Efeknya di kulit bener-bener bisa ngurangin gatal dan bikin kulit terasa sejuk. Aku biasa pakai ini untuk pengganti lotion di malam hari juga.

3. Vaseline Total Moisture Aloe Fresh SPF 24 (Daily Light Lotion)

Lotion dari Vaseline ini mengandung Aloe Vera. Seperti yang aku sebut diatas kalau lotion dengan kandungan Aloe Vera bagus untuk menenangkan kulit sekaligus memberi kelembaban ekstra. Ada 2 pilihan lotion Aloe Fresh dari Vaseline. Aku pilih yang mengandung SPF karena aku pakai ini di siang hari. 


Isinya standard lotion lah, warnanya putih pekat dan teksturnya sangat kental. Tapi, lotion ini gampang banget meresap. Jadi nggak meninggalkan kesan lengket yang mengganggu. Selain itu, seperti tertulis di kemasan, lotion ini termasuk daily light jadi beneran ringan dikulit. O ya, dulu pernah ada rumor kalau pakai lotion dari Vaseline bikin bulu tangan dan kaki jadi lebat. Well, kayaknya sih cuma rumor aja ya. Aku juga nggak terganggu sih dengan rumor itu, soalnya bulu kaki dan tanganku aslinya secara genetik memang cukup panjang-panjang, LOL. Eh, ini seriusan lho :p Anyway, aku juga pernah pakai produk Vaseline yang lain yaitu si Cocoa Glow lotion yang wanginya enak banget, persis puding coklat. Emm jadi laper :D

Setelah menggunakan trio skin care therapy itu secara intens selama 2 minggu lebih, alergiku udah nggak kambuh lagi. Udah nggak gatel-gatel lagi ini tangan dan kaki. Jadi aku udah bisa pakai skin care yang lain juga (kecuali dua merk lotion yang udah bikin aku alergi, NO NO NO!!)


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
PitaPata - Personal picturePitaPata Cat tickers
PitaPata - Personal picturePitaPata Cat tickers
Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net