Showing posts with label Diary. Show all posts
Showing posts with label Diary. Show all posts

Saturday, May 9, 2015

Me VS Orang yang Malas Berusaha

Hi readers!

"Malas" adalah salah satu sifat alamiah yang pasti dimiliki oleh setiap manusia, bahkan makluk hidup lainnya. Tidak dipungkiri bahwa bermalas-malasan adalah hal termudah untuk dilakukan, tidak perlu banyak usaha dan membuang energi. Tapi yang namanya "malas berusaha" itu beda perkara. Jika mau meraih sesuatu yang kita inginkan ya harus jauh-jauh deh dengan perihal "malas berusaha".

Aku punya sedikit pengalaman, sebenarnya banyak sih tapi cukup mengutip satu saja sebagai contohnya. Jadi begini, beberapa hari yang lalu seorang teman mengontak-ku. Seperti sebelum-sebelumnya, dia mengontak-ku untuk tanya-tanya mengenai job vacancy. Well, sebagai teman yang baik aku mengabari dia mengenai suatu career expo yang patut untuk dicoba, dulu memang aku sudah berjanji padanya untuk selalu mengabari dia jika ada jadwal job fair dll. Percakapan via media chatting pun berlanjut dengan pertanyaan yang sama yang pernah dia lontarkan beberapa bulan sebelumnya. Aku sudah menduga, dia sedang berada dalam situasi yang sama atau serupa dengan situasi beberapa bulan sebelumnya, yakni masalah tes pelamar kerja.

You know what, aku sedikit agak malas kalau lagi-lagi harus menjawab pertanyaan yang sama dengan yang sudah dia ajukan beberapa bulan sebelumnya. Maksudku begini, kalau dulu sudah dijelaskan panjang lebar, kenapa musti tanya lagi? Poin kedua mengapa aku jadi sewot adalah dia menceritakan jika dia ingin lolos tes, khususnya tes wawancara, tapi menurut pengamatanku dia sendiri secara pribadi malas untuk berusaha.

To make it clear, dia bilang kalau dia kurang fasih berbahasa Inggris dan takut menghadapi tes wawancara dalam bahasa Inggris. Okay, berbicara menggunakan bahasa asing memang cukup menegangkan dan stressful, aku juga pernah mengalaminya. Tapi, bahasa itu berbeda dengan ilmu eksak macam fisika, matematika, atau kimia. Bahasa itu bisa diimprovisasi. Lagipula, bahasa bisa dipelajari dengan banyak cara karena belajar bahasa lebih mengarah ke ingatan, pelafalan, dan rasa percaya diri. 

Dan satu hal lagi, bahasa Inggris bagi orang Indonesia adalah Foreign Language, bukan Second Language lho. Jadi, sudah pasti banyak orang yang maklum jika pelafalan bahasa Inggris kita "medhok" atau tidak se-perfect para native atau mereka yang menjadikan bahasa Inggris sebagai Second Language. Nah kalau sudah begitu, kenapa tidak berusaha untuk memperbaiki kemampuan bahasa Inggris kita secara mandiri? Toh banyak sumber di Internet yang bisa kita optimalkan. Bahasa Inggris juga nggak sesulit bahasa Mandarin atau Thailand yang dengan tulisan "aduhai"nya dan "tone" per kata-nya yang susah untuk dipelajari.

Aku bukannya tidak mau membantunya untuk belajar. Tapi, belajar bahasa itu perlu melewati beberapa tahapan. Nah, jika dia merasa bahasa Inggris-nya belum oke dan jadwal tes wawancaranya tinggal 1x24jam dari waktu dia mengontak-ku, so, what should I do then? Kenapa nggak sejak beberapa bulan sebelumnya dia belajar? Kenapa harus serba mendadak? It sucks you know! Aku nggak mau lah dituduh pelit ilmu, yang salah itu timing-nya. Kenapa serba mendadak dan kenapa malas berusaha jika mau meraih sesuatu. Bro, hidup itu penuh pengorbanan. Jika kamu pengen mendapatkan sesuatu, berkorbanlah. Korbankan waktumu barang satu atau dua jam sehari untuk belajar bahasa Inggris via internet. Kalau dalam waktu satu bulan, sudah 60 jam kan? 60 jam sudah bisa membantumu untuk improve bahasa Inggrismu.

Sebagai contoh saja, aku pernah mendengar cerita dari orang Jepang. You know, most of Japanese people learn English only at Junior or Senior High School. SD mah jarang yang ada pelajaran bahasa Inggris. Lagipula, mereka sejak kecil tahunya huruf kanji dan sebangsanya, bukan huruf alfabet seperti yang kita pelajari sejak TK. Jadi bisa dibayangkan bukan, mereka tidak hanya belajar pelafalan kata, grammar, dan vocabulary, tapi mereka juga harus belajar alfabet hanya untuk bisa menggunakan bahasa Inggris dengan baik. Selebihnya, banyak orang Jepang yang fasih berbahasa Inggris karena mereka belajar secara mandiri (itu kata Sensei-nya). 

Nah, balik lagi ke temanku tadi, apa masih mau mengajukan excuse lagi? You'll never learn something if you don't want to wake up and do something. Nggak usahlah malas-malasan dan beralasan kalau nggak ada waktu untuk belajar sendiri atau belajar itu harus ditemenin sama yang udah ahli (kalau ilmu eksak sih emang harus gitu, Bro). Come on! Yang mau dapat kerjaan itu kan kamu, bukan aku, jadi kenapa tidak berusaha? Aku mau sih bantu kamu, tapi timing kamu nggak pas, mana ada belajar dengan waktu mepet akan menghasilkan hasil yang maksimal. Just wish you the best of luck! You're my friend and I will always support you, but I won't let you get spoiled. I want you to be tough, initiative, and independent!!!



Just a sharing

~xoxo~


Friday, April 24, 2015

If You Don't Know Me That Well, Don't Judge Me Ever!!!

Judging seems to be very common habit lately. People do love judging others. No matter what, they keep judging even though they don't know who the person/people they are judging on. To be honest, I don't like judging people. Well, I know I did it, sometimes, but I don't really like doing it. It makes me sick. Emm, sorry to say, but I just don't care about people I don't know well. I don't care for what he/she does. To me, what they do is their own business. As long as they don't bother mine, I won't care what they do.

However, judging-habit becomes my top concern now for I have experienced it many times. I just don't understand why most of my acquaintances love judging others. They said to me and other people nearby that "this girl is blah blah" or "that man is blah blah" even they don't really know the people they are talking about. Please, people, stop doing that! Don't act like a jerk if you don't want people call you a jerk!

If you don't know me that well, please don't say anything about myself which is not true or which you are not sure if it is true. Don't make any opinion based on your own thought if you realize from your deepest heart that your opinion about me is just your own thought which is made by you, yourself. We can be friends since I love making friends. But, don't ever think that we can be friends if you just want to spread some words that are not true about me to others. Don't judge me for what you've seen at me, unless you know me so well.


At my desk
-Self reflection-

xoxo


Monday, April 20, 2015

Antara Aku dan Kebiasaan Menabung

Menabung hampir selalu menjadi sebuah wacana bagiku. Terkadang aku sudah sangat excited-nya untuk menabung dan sudah mengumpulkan pundi-pundi yang lumayan, namun hal ini tidak bertahan lama. Pernah sudah sampai sekian juta, kemudian ada saja hal-hal yang kemudian membuatku menguras tabungan, seperti: laptop mendadak mati, tas mendadak rusak, ada buku-buku bagus yang terbit subsequently, dan lain sebagainya. Alhasil, menabung adalah hal yang cukup sulit untuk aku lakukan.

Saking susahnya menyisihkan uang tanpa mengutak-atiknya di kemudian hari membuatku memutuskan untuk menjadikan "MENABUNG" sebagai salah satu resolusi 2015 ini. Mulai dari "nol" kataku waktu memutuskan untuk memasukan kegiatan menabung dalam daftar resolusi 2015. Sejak Januari lalu, aku mulai menyisihkan sebagian gajiku untuk ditabung, yah meskipun masih bolong-bolong alias masih sering aku comot untuk kebutuhan tak terduga yang sangat urgent tapi setidaknya saldo tabungan di bank masih bisa dibanggakan :)

Selain menabung, perencanaan keuangan yang baik harus menjadi salah satu plot yang wajib aku jalani demi terciptanya status financial yang kuat *ahh, bahasanya vickynisasi sekali*. Maksudnya, biar pengeluaranku lebih terkontrol. Toh, aku juga termasuk pekerja kantoran yang punya gaji pokok, jadinya membuat perencanaan keuangan bulanan bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan karena selalu ada income yang stabil tiap bulannya.

Post ini aku buat untuk self-reminder agar aku nggak asal-asalan lagi menggunakan gajiku tiap bulannya. Syukur-syukur bisa menabung dan bisa digunakan untuk traveling, memenuhi kebutuhan mendadak, memulai suatu bisnis, atau hal-hal lain yang memuaskan batin.

MARI MENABUNG!!!


~xoxo~

Friday, April 17, 2015

"Zonk" Moments This Week

Hi readers!!

Today is Friday. It means that this is the last day of the week I'm going to work and do my duty, then I will enjoy weekend. What happens in my office on Friday is that most of the workers are wearing Batik. You know, Batik is one of world's heritages which originally come from Indonesia. I love wearing Batik too because I feel wearing Batik does not only show our culture but it also makes us exotic :)

Poor prologue. Back to the topic! Do I refer to a topic yet? Blah! I haven't even stated what my topic for this post is. Pardon me. Well, what I'm gonna say on this post is what has been going on in my life lately. I must confess that I just made a passport. It's kinda late but it is better than never having it, right? I made my passport manually, I mean, I didn't use online method to apply for it. I just want to experience the process of making passport manually. So, here we go!

First of all, I went to the Immigration Office (Kantor Imigrasi Kelas 1 Yogyakarta). Honestly, I planned to apply for e-passport but the Immigration Office in Yogyakarta doesn't provide this option yet. So, I applied for regular passport (which they call it "ordinary passport"). O ya, for your information, I arrived at Immigration Office at almost 7am, and there were a lot of people queuing for the same reason, applying for passport. I got number 40, by the way.

When it came my turn, I had to prepare all the documents including the form I had filled before. There, the officer checked all the documents, including the original ones, then asked my several questions. The questions were very basic and I thought it was very easy to answer them. The officer was very friendly.

Afterwards, I had to wait outside until the officer called out my name. It took more than an hour to wait outside before I took picture and finger-print scan for my passport. Then, here come the "zonk" moment! I came inside and got my picture taken. I checked the whole data of my-self to make sure that everything is correct. After that, the officer said to me that he could not issue the, what should I call it, "proof of application"? (yah, whatever!), to pay the expense at a bank. I had to wait for another day.

The next day, I came to the same office for getting the proof of application so that I could pay the expense at the bank. I got it, finally. But, another "zonk" moment came once again. The line for entering the payment code at the bank was offline. It means that I had to go to the bank the other day. What a waste!!!

Finally, yesterday I paid all the expenses required to proceed my passport. Then, what I should do next is visiting the Immigration Office next week to get my passport. I wish that there will be no more "zonk" moment I should go through. ^^




*Sorry for this unnecessary post. It's just my attempt to kill the time before attending a meeting. So, enjoy your day guys!!*


~xoxo~

Saturday, April 11, 2015

Hello Again ^^

Hi readers!!


Woaa! It's been a year I'm no longer touching this blog. I'm sorry for being missing. Even so, I'm very happy knowing that there are still many readers visiting my blog frequently. To be honest, I got new job 6 months ago. It's a bit crazy and it takes most of my time daily. Besides, I have another confession (please don't laugh at it), I forgot the password of my gmail account so I can't access this blog anymore. Fortunately, I got it back by digging my stuff and flipping my brain, LOL!! No, I'm kidding. I just got it by looking at my old note :)

Well, I hope I can do better this year, I mean, I can write many things again and share many "absurd, weird, sometimes useful" things again on this blog. 


That's all I can say. So, once again, HELLO! and thank you for keep visiting my blog and reading my "old and so yesterday" posts. I wish you the best!













xoxo
Tyas



Bonus: Meet my new kitties Tom (black) and Louie (tabby) ^^

Friday, December 13, 2013

Tentang MEMBACA

Hi readers!
Adakah diantara kalian yang punya hobi membaca? Maksudnya bukan hanya membaca blog atau surat kabar tetapi juga membaca novel atau buku-buku. Aku juga suka membaca dan punya hobi membaca sejak kecil. Aku suka membaca cerita-cerita fiksi, mulai dari cerpen, dongeng, novel, apapun lah. Membaca itu memang bersifat adiktif. Sekali suka bakalan keterusan. Hehhee. Cerita soal hobi membaca, aku sampai rela menguras tabungan pribadi untuk membeli banyak novel lho. Sampai-sampai selama bulan November aku nggak sempat haul baju dan beauty product apapun, jadi maaf kalau bulan kemarin arsip blogku cuman berisi sedikit post, hehhee.

O ya, ngomong-ngomong soal hobi membaca yang benar-benar ingin aku tekuni, aku tidak hanya mulai rajin mengoleksi novel/buku bacaan tetapi aku juga punya blog baru. Emm, nggak baru ding, cuma recycle dari blog lama yang tidak terpakai, sayang kan kalau dibuang, hehehe. Blog itu berisi beberapa review novel dan apapun yang terkait dengan hobi membaca. Kalau kalian punya waktu luang atau mungkin punya hobi membaca dan mengoleksi buku-buku, boleh deh mampir ke blogku di piecesofdramaqueen.blogspot.com.

Nah, selain tentang blog, aku juga mau share sedikit tentang kegemaran baruku membaca eBook. Iya, electronic book alias buku elektronik. Menurutku eBook itu banyak manfaatnya. Selain (kalau beruntung) bisa didownload secara gratis, eBook juga bisa menghilangkan dahaga membaca. Kan kadang bahan bacaan kita habis sebelum punya uang untuk membeli novel/buku yang baru. Si eBook ini akan sangat membantu banget, karena juga bisa dibaca langsung di situs penyediannya. Parahnya lagi, eBook banyak menyediakan bahan bacaan/novel (dalam versi pdf, epub, mobi, atau txt) yang belum terbit di Indonesia. Konsekuensinya sih novelnya kebanyakan dalam versi bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya, tergantung si penulis sih awalnya nulis dengan bahasa apa atau terjemahan yang sudah tersedia.

Beberapa waktu yang lalu sempat mencoba link eBook yang diberikan salah satu dosen penguji skripsiku dulu. Ternyata disana aku bisa nemu dan bahkan download secara gratis novel The Cuckoo's Calling (versi bahasa Inggris) karya Robert Galbraith alias J.K Rowling yang sekarang lagi booming di Indonesia, dan rencana akan terbit pertengahan Desember ini. Wahhh! Kesempatan banget kan, bisa baca duluan (yah, meskipun aslinya udah lama terbitnya di luar sana sih), dan bisa menghemat uang hingga sekitar 90ribuan!!!

Membaca itu merupakan hobi yang menyenangkan lho, bisa menambah banyak ilmu dan wawasan, serta bisa meningkatkan daya imajinasi dan mencegah penyakit "pelupa". Percayalah, membaca itu bisa dari mana saja, kapan saja, dan di mana saja. Yuk, budayakan membaca!!!


~Hug & Kiss~
xoxoxo



Thursday, October 17, 2013

My Graduation [Oktober 12, 2013]

Hi blogger :)
Rasanya pasti seneng banget ya, pada akhirnya bisa keluar (baca: lulus) dari Universitas sebagai sarjana. Iya dong, kalau dibandingkan dengan jenjang pendidika di bawahnya, jenjang perguruan tinggi tentu lebih sulit untuk dijalani. Memang sih, awal-awalnya asik-asik aja, tapi, sewaktu sudah semester akhir bawaannya nggak asik dan nggak santai. Apalagi kalau beberapa temen seangkatan sudah lulus duluan. Hihihi.

Nggak mau berlama-lama ngomong, aku disini mau share beberapa foto wisudaku. Yeayyy!! Akhirnya, aku resmi menyandang gelar S.Pd. juga :D :D

with my beloved family

I love my 'peplum' kebaya

happy face


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Wednesday, October 9, 2013

Keribetan Menjelang Wisuda

Hai blogger, long time no see ya.
Recently, aku lagi sibuk ngurusin yang namanya wisuda dan malam pelepasan wisuda. Hufff! Ribet banget deh. Emm, tapi kayaknya emang akunya yang rempong ding. Hahaha. Disini aku mau sedikit curhat dan share mengenai persiapanku menghadapi 2 event besar itu.

Karena belum pernah ikut dan menjalani wisuda sarjana, pada awalnya aku santai-santai saja. Maksudnya, tidak pengen berlebihan buat persiapannya. Tapi ternyata, tidak semudah itu Jenderal! Ada banyak hal yang musti dipersiapkan, dan tentunya ada banyak biaya yang harus dikeluarkan. Sedikit mau curhat nih. Jadi beberapa minggu yang lalu aku jahitin kebaya, sebelumnya aku belum pernah jahitin kesana, berhubung Ibuk bilang disana saja, ya aku ngikut. Memang sih, model kebaya yang aku pengen agak ribet. Tapi at least dalam waktu 1 bulan, bisa jadi lah ya. 

Nah, beberapa waktu yang lalu, si mbak penjahit SMS, bilang kalau kebayanya udah bisa diambil. Well, pas sampai sana, ternyata kebayanya belum rampung, kesel sih, tapi masih bisa ditahan. Setelah menunggu kira-kira 3 jam, si kebaya sudah jadi. Tapi hasilnya SANGAT MENGECEWAKAN!!! Bentuknya sama sekali melenceng jauh dari model yang aku kasih ke mbak penjahitnya (padahal aku udah print gambarnya gede lho, udah jelasin juga konsepnya). Aku pengennya kebayanya diberi detail rempel-rempel di ujungnya dengan warna lain (aku siapin kain brokat warna pink). Nah, ternyata sama si mbak penjahit, itu kain brokat cuma digunting and ditempel. Mana nggak rapi pula. Mana bayarnya mahal pula. Udah gitu, kebayanya kebesaran saudara-saudara. Bener-bener kecewa mampus sama penjahit itu. Sama sekali nggak profesional.

Akhirnya, solusi terakhir adalah menjahit kebaya lagi. Kali ini aku beli bahan yang sedikit lebih murah dari yang kemarin dan desain yang lebih mudah. Aku pilih bikin kebaya dengan model "peplum". Besok sih udah bisa diambil, semoga jadinya tidak mengecewakan lagi. Soalnya, kalau ini beneran mohon-mohon ke penjahit langganan. Bodohnya, kenapa nggak dari dulu jahitin disana coba. Ahhh, buang-buang duit saja kau Yas!

Beralih dari curhatan soal kebaya, sekarang gantian curhat soal malam pelepasan wisuda atau bahasa kerennya Graduation Dinner. Setelah lulus kemarin, aku bener-bener excited dengan event yang satu ini. Anggep aja prom night lah (emang iya deh). Jadi jauh-jauh hari aku sudah persiapan dress dan aksesorisnya. Iya, aku emang rempong dan cenderung perfeksionis. Tapi semua persiapan itu mesti ada bagian yang dibatalin. Kenapa? Karena ternyata Graduation Dinner kali ini pakai dresscode saudara-saudara. Haduuhhh! Mana dresscode-nya "Retro" pula. Nah kan, makin bingung aja. Akhirnya setelah nyari-nyari referensi gaya "Retro" yang pas buat prom night, aku putuskan untuk beli dress lagi (sama stocking item ala lady retro). Untungnya sih di Sakola ada beberapa dress bergaya retro yang murah meriah. Bahannya tebel dan stretch (ala-ala butik gitu), tapi harganya dibawah 70ribu. Asiik kan. Sebagai alternatif aku juga beli dress polka dot. You know lah, retro itu identik dengan polka dot dan lipstik merah merona. We'll see later aku mau pakai yang mana. :p

Begitulah sedikit curhatan tentang ribetnya persiapan menjelang wisuda dan graduation dinner. Semoga besok pas hari H semua dilancarkan dan diberkati oleh Tuhan. Happy Graduation!!



~Hug & Kiss~
xoxoxo


Friday, September 20, 2013

Si Kucing pun Bisa Marah

Menurut beberapa buku yang aku baca, kucing, seperti halnya anjing dan manusia, juga bisa ngambek atau marah. Awalnya sih aku nggak percaya sama apa yang tertulis di buku tersebut. Tapi, setelah kejadian kemarin Rabu (18 September 2013) baru aku percaya kalau kucing memang memiliki perasaan yang terbilang unik. Ya, kucing memiliki emosi. Kalau dia bisa senang, tentu saja dia bisa sedih dan marah. Jadi ceritanya kemarin Rabu, Cheeten marah padaku. Gara-garanya pagi-pagi jam 8 lebih dia meloncat masuk ke kamarku melalui jendela yang menghadap keluar. Seperti biasa kalau sudah begitu, dia pasti minta jatah sarapan. Akupun bergegas membimbingnya ke dapur. Oopsss! Ternyata di dapur hampir tidak ada makanan yang bisa Cheeten makan (kebetulan makanan kucing kesukaan Cheeten habis sejak hari Selasa) Yang ada di dapur cuma sayur tumis kangkung-tahu dan nasi putih dalam magic jar. Hmmm, Cheeten bukan tipe kucing yang suka dengan sayur ataupun nasi. Jadi dengan terpaksa aku mencari alternatif makanan lain. Karena nggak mungkin kalau aku keluar untuk beli ayam goreng atau ikan goreng kesukaannya, maka aku berinisiatif untuk membuatkan telur dadar kesukaannya. Cheeten memang terbilang suka makan telur dadar dan telur mata sapi. Kebetulan juga di kulkas masih ada beberapa buah sosis ayam. Cheeten itu pintar, kalau sudah lihat aku berdiri dan sibuk dengan kompor serta alat masak, dia akan berhenti mengeong dan memilih untuk tiduran di lantai. 

Setelah selesai dengan telur dadar dan sebuah sosis goreng, aku menuju ke piring makan Cheeten. Aku potong kecil-kecil telur dadar dan sosisnya (Cheeten suka telur dadar yang dipotong dadu dan sosis yang dipotong kemudian dipenyet sehingga dagingnya keluar). Apa yang terjadi?? Cheeten cuma mengendus sekali ke arah makanannya kemudian melengos pergi. Eh? Kok gitu? pikirku. Aku coba buat membujuk dia untuk makan, tapi dia tetap berlalu pergi dengan tatapan seolah-olah bilang, "Nggak ada makanan lain apa??" Aku membuntuti kemana dia pergi, ternyata dia pergi ke kamarku dan naik ke kasur. Okelah, untuk kali ini aku ijinkan dia naik ke kasur (biasanya nggak boleh karena dia sudah punya kasur sendiri). Setelah memastikan Cheeten baik-baik saja, aku pun melanjutkan kerjaanku menulis artikel. Sampai jam 11 siang, Cheeten terlihat diam di kamar. Sewaktu aku tengok, ternyata dia tidak tidur, hanya tiduran. Melihat aku datang, dia langsung berbalik membelakangiku. Eh? Aku sempet bingung. Aku kira dia sakit atau apa. Biasanya kalau lihat aku dia langsung mengeong, kali ini hampir seharian dia diam saja. Aku sempat khawatir. 

Pada akhirnya semua terjawab ketika adekku pulang sekolah. Aku yang jemput dia di sekolah. Saat perjalanan pulang aku cerita kalau Cheeten diam saja, sepertinya dia marah. Setelah sampai di rumah, terlihat Cheeten sedang asik tiduran di ruang TV. Ketika melihat adekku, dia langsung bereaksi seperti biasa. Mengeong manja dan menggesek-gesekkan kepalanya di kaki adekku. Tapi, sewaktu giliranku mendekat, dia cuma menatapku tanpa bersuara. Hmmm, sepertinya Cheeten benar-benar marah padaku sampai dia nggak mau dekat-dekat denganku. Akhirnya, aku menyuruh adekku dan ibukku untuk memberi makan Cheeten dengan ayam suwir. Untung saja, pagi harinya (Kamis, 19 September 2013) Cheeten sudah bersikap seperti biasa padaku. Dia sudah mau mengeong dan duduk berdekatan denganku. 

Pelajaran yang bisa dipetik dari Cheeten kali ini adalah bahwa kucing memang benar-benar memiliki perasaan dan emosi layaknya manusia. Kalau ada orang yang tega berbuat jahat pada mereka (atau menyiksa mereka), pasti mereka akan sedih dan sakit hati. Saling menghormati merupakan hal terbaik yang harus kita bangun untuk menjembatani persahabatan kita dengan hewan peliharaan kita, apapun itu.


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Tuesday, September 10, 2013

Finally, I'm Done with Anything Related to Thesis

Yeayyyy!!! Setelah berkutat dengan thesis alias skripsi dengan intens selama beberapa bulan terakhir ini, akhirnya aku nyatakan bahwa diriku benar-benar sudah putus dengan skripsi. Hmmm, seneng sih rasanya apalagi pas nilainya udah keluar, nggak disangka banget hasilnya sangat memuaskan!! Thanks God! Tapi, sedih juga karena terkadang otak mendadak flashback ke memori-memori perjuangan mengerjakan skripsi, bimbingan dengan dosen pembimbing (Mr. Barli, I'm missing you already), pendadaran yang sempat diganti jadwalnya sehari sebelum maju, revisi (yang bisa dibilang sedikit *congkak*), ngejar-ngejar dosen penguji, kaprodi, dan dosen pembimbing buat minta tanda-tangan, nungguin pak dekan, buat PDF (yang sempet salah dan musti buat baru pakai bantuan online PDF converter), nge-burn PDF ke CD (untungnya pakai DVD-RW jadi bisa remove-add), sampai kesana kemari buat nyari tanda tangan beres administrasi sana-sini. Terakhir adalah daftar wisuda dan pembuatan kartu alumni. Perjuangan yang benar-benar menguras emosi, tenaga, dan pikiran. Fiuhhh! But, finally it's done. I'm free as student. Tapiiiiii, di depan sana sudah menunggu dunia baruku, masa depanku, tantanganku, dan berkat untukku. Siap-siap dulu mulai sekarang. Merancang apa yang mau dilakukan setelah lulus ini. Hmmmm.


~Hug & Kiss~
xoxoxo

Thursday, September 5, 2013

Ketika Keberuntungan Belum Berpihak Padamu, Buatlah Rencana Baru!

Ceritanya, hampir semingguan ini aku lagi nguber-uber dosen buat tandatangan di skripsi final sebelum dijilid hardcover terus dikumpul ke dekanat buat ditandatangani dekan. Tapi apa daya, sejak Senin sampai hari ini (Kamis) nguber 1 dosen aja nggak ketemu-ketemu. Dosen penguji yang lain, kaprodi, dan dosen pembimbing sudah tandatangan semua, hanya kurang 1 dosen penguji saja. Nah, mengapa aku beri judul "Ketika Keberuntungan Belum Berpihak Padamu, Buatlah Rencana Baru!", itu karena aku udah beberapa kali mendapat zonk buat ketemu si Ibu dosen ini. Awalnya aku  berencana untuk menemui beliau pada hari Senin (2 September 2013) dengan asumsi setelah mendapat tandatangan beliau, aku bisa langsung jilid hardcover. Setelah jilid, bisa langsung ke dekanat kemudian mengubah file skripsi menjadi PDF untuk dikumpul sebagai syarat pengambilan SKL untuk pendaftaran wisuda dan pembuatan ijazah. Tapi ternyata, rencanaku tidak berjalan baik, sejak hari Senin ibu dosen pengujiku PLPG sampai Rabu. Ya, aku maklumi lah, namanya juga lagi sibuk kan ya. Sebagai back up plan, jadilah hari ini aku nekat ke kampus pagi-pagi. Di jadwal sih beliau ngajar dari jam 7-10 (3sks). Makanya aku nekat berangkat jam 6 dari rumah untuk menemui beliau sebelum beliau ngajar. 

Sampai di kampus (setelah perjalanan panjang hampir 1 jam yang penuh perjuangan menghadapi kemacetan dan pengendara-pengendara yang naik kendaraan seenak udelnya sendiri), aku langsung menuju ke Common Room (istilah untuk ruang transit dosen). Ternyata, disana sudah sepi banget. Cuma ada 1 dosen yang sepertinya sedang membuat materi kuliah. Aku memberanikan diri buat bertanya, jujur, aku takut bersikap sama dosen itu karena pernah mengalami kejadian nggak mengenakkan dengan beliau. Untungnya beliau mau jawab (dengan lembut). Beliau bilang kalau ibu dosen yang aku cari tidak masuk karena sedang sakit. OMG! Ini udah hari Kamis, dan pendaftaran wisuda tutup Kamis minggu depan! Akkkkkk!! Akhirnya aku putuskan untuk SMS temenku buat minta nomor hp ibu dosen pengujiku itu. Syukurlah beliau membalas dengan mengatakan bahwa besok (baca: Jumat pagi) beliau bersedia ditemui untuk memberi tandatangan untuk skripsiku. Puji Tuhan. Semoga besok menjadi awal yang baik dan menjadi keberuntungan bagiku. Amien.

Intinya, aku cuma mau bilang kalau tidak selamanya manusia itu ada dalam kondisi atau posisi yang penuh keberuntungan. Sama sepertiku, ketika awal-awal pengerjaan revisi pasca-pendadaran, aku termasuk sangat beruntung dibandingkan teman-temanku yang  lain karena revisiku selesai hanya dalam waktu 1 minggu. Tapi justru ketika aku harus meminta pengesahan dengan tandatangan penguji, kaprodi, dan dosen pembimbing, aku mau tidak mau harus menerima kenyataan bahwa tidak selamanya apa yang aku lakukan berjalan sangat lancar sesuai rencana atau bahkan lebih baik dari apa yang aku rencanakan. Aku paham jika ada kalanya apa yang sudah dirancang dan direncanakan dengan baik oleh manusia, belum tentu berjalan sesuai rencana. Tapi, tidak sepantasnya kalau kita menyerah ditengah jalan. Tetap semangat apapun yang ada dihadapan kita. Percaya bahwa Tuhan masih menyimpan berjuta rencana bagi kita dibalik semua kejadian. Everything happens for a reason, kata banyak orang.


Behind a great plan should lie a million back up plans!


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Saturday, August 31, 2013

Book Store Haul

Setelah sekian lama nggak beli buku bacaan (baca: novel) baru, akhirnya kemarin malam kesampaian juga. Semalam aku dan mbak Indah jalan-jalan sebentar ke toko buku TogaMas Kotabaru. Awalnya sih tujuanku nggak jelas kesana, karena aku memang nggak ada planning sama sekali untuk mengunjungi toko buku di tanggal tua seperti semalam (baca: tanggal 30 Agustus 2013). Tapi, berhubung ajakannya ke toko buku TogaMas yang sering banget ngadain diskon, jadi aku mau-mau saja. 

Sesampainya disana, seperti biasanya acap kali aku ke toko buku, yang aku sasar pertama adalah rak novel-novel terjemahan. Aku memang cukup menggilai novel-novel terjemahan karena bahasanya unik menurutku. Selain itu, setting dan penokohannya juga lebih memancing imajinasi. Kali ini aku beli 3 novel terjemahan. Awalnya sih pengen beli 4 tapi berhubung cuma bawa uang Rp200ribuan jadi aku beli 3 dulu. Hahaha. Hemat ceritanya, kan tanggal tua.

Ini dia novel-novel yang aku beli:
Itu semuanya diskon 15% lho. Hehehe

Yang pertama ada novel "Confessions of an Ugly Stepsister". Menurut sinopsis di back cover-nya, novel ini menceritakan tentang kehidupan seorang kakak tiri yang terasing dibalik ketenaran adik tirinya yang cantik dan menawan. Overall menurut sinopsinya, isi ceritanya hampir sama dengan cerita Cinderella, tapi tokohnya dibalik. Bukan Cinderella yang jadi tokoh utama tapi kakak tirinya. Setting tempatnya cukup menarik imajinasi yaitu Belanda pada abad ke-17. Novel ini belum aku buka sih, jadi belum tau isi cerita secara keseluruhan bagaimana. Tapi aku sempet search di Google dan nemu kalau novel ini dibuat sudah cukup lama bahkan sudah ada filmnya juga (bisa cek di Youtube). Tapi lebih penasaran baca bukunya sih, soalnya kadang kan cerita di novel dan di film dibuat sedikit beda.

Novel yang kedua adalah "Accidentally Fabulous". Ini novel bercerita tentang fashion designer gitu lah. Aku suka novel tentang fashion (seperti Confessions of a Shopaholic series, The Devil Wears Prada, dll). Settingnya dimana lagi kalau bukan di New York, pusat fashion dunia. Novel ini juga belum aku buka. Tunggu giliran deh ya.

Novel terakhir yang aku beli adalah "Chicken Soup for the Soul: Pelajaran dari Kucingku". Kalau kamu baca blogku dari awal pasti tau dan familiar sama kesukaanku sama binatang terutama anjing dan kucing. Saat ini aku punya 2 kucing, satu di rumah nenek, satu di rumahku. Yang dirumahku namanya Cheeten. Aku beli novel Chicken Soup ini selain karena aku suka dengan kisah-kisah inspiratif yang selalu disuguhkan oleh Chicken Soup, juga karena aku suka kucing. Aku mau belajar banyak dari kucing. Hahaha. Novel ini sudah aku buka dan aku baca beberapa cerita di dalamnya. Sangat asik dan inspiratif menurutku.


Weekend ini akan aku habiskan dengan membaca Chicken Soup for the Soul: Pelajaran dari Kucingku. Hmm, pasti akan jadi weekend yang menyenangkan sekaligus penuh semangat. Yeayyy!!


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Thursday, August 15, 2013

Praise The Lord!!! Now I Am A Bachelor of Education


Praise the Lord! Praise the Lord! Praise the Lord for everything. I was so speechless since I received a piece paper announcing the result of my thesis defense, this afternoon. Now I am a Bachelor of Education!! I am so excited, by the way :)

Honestly, I did not expect too much about the result of my thesis defense because my examiners gave many recommendations and suggestions for my thesis. Somehow, I turned into a pessimist, but I did not stop praying to Jesus, my Lord, while waiting for the announcement which was held one day after my defense. Praise the Lord! The result was too amazing to explain.

Well, I think it is enough for the celebrations. What I should do now is starting to revise my thesis. There are a lot of things to revise. Okay! Let's finish it!

*By the way, the date above the signature of the Chairperson is written as August 30, 2013 because according to the regulation, the Yudisium should be held at the end of each month where the thesis defense is taken. But, I don't care! hahaha*

~Hug & Kiss~
xoxoxo


Monday, July 29, 2013

Snapshots: Pretty Summer Scenes






Orange! I really like orange color especially in summer. Today was quite great day. I had a lot of free time to spend. I preferred to enjoy some sunshine near the field. Unfortunately, I got some itchy spots on my skin. It was so itchy that I could not stop scratching my own hands and legs. Hahaha. But, it was fun to play outside and enjoy the breeze.

~Hug & Kiss~
xoxoxo


Tuesday, July 23, 2013

Snapshots: Mustard Greens-Tiny Garden



This summer, my father and I are growing some vegetables. We are growing a lot of mustard greens. We make use small land near our house to grow the mustard greens. It is like we are having small but delightful garden in our own home. I am so exciting to see the seeds growing day by day. Now, they are that high. But, sometimes I cannot keep my self not to think about how much we planted. I just reckon that we have planted too much (and then I come up with giggles, LOL). Honestly, we cannot predict how the vegetables will grow and give us some benefits later on. What I should do now is just enjoy watching them growing and harvest them one day.


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Tuesday, July 16, 2013

Mini Haul: School Days Preparation

Hei. Ketemu lagi dengan postingan tentang "haul". Well, haul kali ini bukan soal fashion ya, tapi haul peralatan buat sekolah. Hahaha!! Aku udah nggak sekolah sih, cuman bulan depan aku kembali masuk kerja untuk ngajar kelas English Conversation di SMP PL deket rumah. Aku bakalan ketemu sama murid-murid lama dan baru. Murid-murid lama itu adalah murid-murid kelas 7 yang naik ke kelas 8 sedangkan murid-murid baru adalah murid kelas 7 yang baru aja masuk SMP. Aku cukup excited untuk mengajar di tahun ajaran kali ini karena *sssttt* murid-murid yang nakal & bandel sekarang sudah naik ke kelas 9 semua, hihihi.


Di haul bertemakan "School Days Preparation" ini aku beli 6 macam barang.
1. Pencil Case "Cat"
Suka banget pas lihat pencil case ini. Alasannya ya karena ada gambar kucingnya :) Walaupun kucingnya kayak narapidana gitu warnanya, ups. Sebenernya ada beberapa varian warna case-nya dan corak kucingnya, tapi nggak tau sih, aku suka aja sama yang ini. Lucuk :)
2. Ballpoint
Aku beli 3 ballpoint baru. Ya buat tambah-tambah aja. Lagian aku pilihnya random juga. O ya, ballpoint yang ada kelincinya itu aku suka banget :)
3. Mechanical Pencil
Dari dulu paling demen sama mechanical pencil. Pas semester awal kuliah sempet koleksi banyak banget, tapi semakin lama semakin habis deh koleksinya. Entah hilang entah rusak. -_-
4. Double-Compact Mirror "Dolly 3D"
Sebenernya nggak butuh cermin poket lagi sih. Aku udah punya banyak (sampai gantungan kunci motor juga ada cermin + sisirnya). Tapi, aku nggak sanggup menahan pesona dari wajah boneka di covernya :)
5. Note "Vintage London"
Note ini aku beli buat jaga-jaga aja kalau ada sesuatu yang butuh untuk dicatat. Reminder di handphone kadang tidak sanggup menampung note-note dan agenda-agenda yang banyak.
6. Pastel Colored Purse
Yak, sudah lama banget ngidam pengen beli dompet baru yang ada tempat koin dengan kait. Akhirnya kesampaian juga. Kemarin ada 2 ukuran sih. Aku pilih yang kecil karena lebih praktis dan bisa disakuin juga.


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Saturday, July 13, 2013

Alergi dan Skripsi :)

Hai hai!! Lama banget ya aku nggak nulis post. Sekitar semingguan deh ya. Well, bukan kenapa-kenapa sih. Cuman memang lagi sibuk dan mood sedang berantakan. Hahahaha. Beberapa waktu yang lalu aku bener-bener lagi sewot. You know, aku punya kulit sensitif yang mudah banget alergi kalau kena sesuatu yang nggak cocok. Alergiku yang paling sering itu adalah alergi debu. Jadi aku kalau kena debu rumah, misalnya waktu nyapu atau beberes rumah, pasti kulit langsung bentol-bentol, memerah, dan gatal. Nah, aku juga sering alergi terhadap produk skin care. Kali ini aku kena alergi lagi. Skin care (produk baru) yang aku pakai membuat kulitku gatal luar biasa dan pori-porinya nongol (bengkak). Padahal aku baru sekali pakai lho di tangan dan kaki (itu juga belinya gegara lihat iklan di TV). Hasilnya ya itu tadi, gatel-gatel sepanjang hari. Jadi selama sekitar semingguan ini aku stop pemakaian semua skin care. Sabun mandipun aku ganti dengan sabun bayi. Tersiksa iya banget, apalagi kulitku jadi tampak kusam banget -__-

Well, selain itu aku juga lagi sibuk ngurusin ini itu (baca: skripsi) karena aku pengen cepet-cepet pendadaran. LOL. Iya, aku sadar aku udah kuliah melebihi batas waktu yang aku buat dulu pas awal-awal masuk kuliah. Tapi aku udah terlanjur tergiur dengan yang namanya kerja & cari duit, makanya sampai keteteran. Hohoho. Kabar buruknya, aku belum sempat nge-haul juga. Hahaha. Nggak penting banget!! Besoklah kalau ada waktu, mau nyari-nyari apa gitu. Hahaha. O iya, ini udah masuk bulan Ramadhan ya. Anyway, happy fasting to all my Moslem friends and relatives.


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Sunday, July 7, 2013

Yeyyy!! Cheeten Sudah Berangsur Sembuh

Seharian ini Cheeten sudah terlihat aktif lagi. Meskipun terkadang masih terlihat lemes dan lesu. Kaki belakangnya tadi pagi masih gemeteran, cuma pas agak siang, sekitar jam 9 lewat, dia terlihat berjemur di bawah panas matahari. Mungkin dia mau nyari vitamin D kali ya. Pas lewat jam 12 siang, si Cheeten udah mulai jalan jauh, lari sana lari sini. Sudah mulai mendekati pohon dimana dia sering manjat sebelum sakit, mungkin dia kangen manjat kali ya. Menjelang sore, si Cheeten tidur sampai sekitar jam 7 malem. Setelah bangun dia mengeong minta makan, seperti biasa aku langsung kasih makan. Kali ini menu makan dia sosis sama kuning telur goreng. Setelah makan si Cheeten terlihat geleng-geleng kepala. Sama seperti kemarin malam. Kayaknya dia nelen rambut lagi deh. Dia kayak mau mencoba muntah tapi nggak bisa. Kasian. Hikss. 

Setelah makan, minum, dan main Cheeten kemudian masuk ke boxnya. Tapi enggak tidur, cuma tiduran aja. Aku selesai kerja nulis artikel sekitar pukul 9 lewat. Lalu aku lanjut mandi. Selesai mandi, aku tengok lagi si Cheeten. Ternyata dia sedang mainan gorden pintu di deket dapur. Kemudian aku ajak dia keluar lewat depan (biasanya Cheeten keluar lewat pintu samping). Dia semacam excited gitu. Malem-malem keluar rumah, hihihi. Yang bikin aku seneng adalah Cheeten udah mulai mau lari-lari. Udah mulai mau manjat gundukan pasir yang cukup tinggi-yang dipakai buat renovasi rumah saat ini-. Selain itu, Cheeten udah mulai mau menggeram-geram lagi kayak biasanya kalau dia lagi excited atau lagi seneng. Karena dia lagi seneng, aku biarin dia main selama kurang lebih 1 jam di luar rumah. Dia terlihat asik sembunyi di pot-pot bunga, lalu berguling-guling di rerumputan. Suka deh. Semoga semakin hari Cheeten makin baikan. Amien. Semangat!!

foto Cheeten 2 minggu lalu :)



~Hug & Kiss~
xoxoxo


Saturday, July 6, 2013

Mengapa (Lebih) Nyaman Sahabatan Sama Cowok?

Sahabat? Pasti semua orang punya sahabatnya masing-masing. Sahabat nggak kudu banyak-banyak. 1 sahabat pun bisa jadi sudah cukup. Ngomongin soal sahabat, pasti setiap orang memiliki kriteria sahabat masing-masing. Ada yang suka bersahabat dengan orang yang pendiam, ada yang suka bersahabat dengan orang yang talkative, ada juga yang suka bersahabat dengan orang yang lebih dewasa, dll. Tapi, banyakan orang memiliki sahabat karena mereka memiliki cara pikir dan pergaulan yang nyambung. Ya iya lah, kalau nggak nyambung mah nggak bakal jadi sahabat, LOL. 

Sahabat itu juga bukan berarti harus ada dimanapun dan kapanpun, harus sms atau telponan tiap hari. No. Sahabat itu justru orang yang paling dekat dengan hati dan masih tetap menjadi orang yang sama meskipun sudah puluhan tahun nggak ketemu. Iya, aku juga merasakan feel memiliki sahabat yang seperti itu. Dia selalu ada saat dibutuhkan meskipun nggak harus bertatap muka dan tetap menjadi sahabat meskipun sudah lama nggak bertemu. Saat kuliah, aku punya 2 orang sahabat, namanya Windru dan Deti. Mereka berdua sudah akrab sama aku sejak awal masuk kuliah. Hampir di setiap kegiatan kami selalu bersama, bertiga. Kami nggak ngasih nama persahabatan kami layaknya geng atau apapun. Di luar kampus, aku juga punya beberapa sahabat. Salah satu sahabatku sejak kecil dulu yang selalu baik dan perhatian sama aku adalah Wahyu Sigit. Aku memang tidak terlalu intens berkomunikasi dengan dia, tapi setiap bertemu, rasanya chemistry kami sebagai sahabat selalu muncul. Dia orangnya lucu dan baik. Selain si Sigit, ada pula beberapa sahabatku yang berjenis kelamin laki-laki. Entah ya, aku terkadang suka dan nyaman bersahabat dengan laki-laki.

Ada beberapa alasan kenapa aku nyaman bersahabat dengan cowok:
1. Cowok itu enggak ribet. Yes, cowok itu makhluk yang ajaib. Entah mereka itu memang secara alamiah memiliki sifat cuek atau gimana, aku nggak tau. Ini nggak berarti cewek itu ribet lho. Nggak semua cewek ribet kok, buktinya kedua sahabatku Windru dan Deti nggak ribet.

2. Cowok itu jarang galau dan melow. Aku memang sering merasa kurang nyaman dengan orang yang suka galau dan melow. Rasanya, kayak dunia ini udah nggak ada bagus-bagusnya. Dikit-dikit galau, dikit-dikit melow, arrgghhh!

3. Cowok itu pendengar yang baik. Cowok memang bukan tipe pemberi nasehat atau saran yang cucok. Kalau soal saran dan nasehat, aku pasti akan lari ke sahabatku yang cewek. Kalau aku butuh untuk didengar aku akan pilih keduanya. 

4. Cowok itu optimis. Sesulit apapun hidupnya, mereka sudah ditempa sejak di dalam kandungan untuk menjadi manusia yang optimis. Cowok itu tipe orang atau sahabat yang bisa memberi penguatan (bukannya ngompor-ngomporin, LOL). 

5. Cowok itu sanggup melindungi dan membela. Well, ini ngomongin cowok baik-baik ya, bukan yang lain. Kalau cowok baik-baik pasti secara naluriah mereka akan melindungi cewek. 

Apalagi ya?? Hmmm, intinya ya begitulah faktor-faktor yang membuat aku nyaman bersahabat dengan cowok. Sebenernya, bersahabat dengan cowok maupun cewek sama-sama memberikan manfaat yang besar dalam hidup kita. Selain membuat kita lebih percaya diri, merasa dihargai dan berarti, kita juga akan merasa lebih nyaman untuk menghadapi dunia. So, carilah sahabat yang baik dan mau mengerti. Bukan sahabat yang ngajarin kamu hal-hal yang negatif seperti ngajak kamu ngomongin kejelekan orang, nyebarin gosip menyesatkan, ngajak nyopet, ngajak pakai narkoba, atau bahkan ngajak bunuh orang, ihhh seremmm!!

Jadi, pilihlah sahabatmu menurut hati nurani kamu. Sahabat yang baik tidak akan saling menjelekkan satu sama lain dibelakang. Sahabat yang baik selalu setia apapun keadaanya. Sahabat yang baik itu saling mendukung dan menguatkan, bukan menjatuhkan atau menyesatkan. So, find your best friends and go against the world together!


~Hug & Kiss~
xoxoxo


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
PitaPata - Personal picturePitaPata Cat tickers
PitaPata - Personal picturePitaPata Cat tickers
Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net