Tuesday, April 30, 2013

Mengalami Awkward Moment, Apa yang Harus Dilakukan?


Pernah mengalami awkward moment? Itu lho kalau bahasa Indonesianya adalah kejadian kikuk. Perpaduan antara lucu, malu, dan janggal. Emm, kalau istilah jawanya disebut dengan momen wagu atau moment lucu tapi aneh. Kalau masih bingung dengan istilah awkward moment, nih aku kasih ilustrasinya.

Kejadian ini nyata terjadi pas tadi sore sepulang dari ngajar ekskul. Aku bertemu dengan salah satu temanku yang kebetulan menjadi guru pengganti di sekolah yang sama dengan tempatku kerja. Aku tadinya bermaksud basa-basi dengan sedikit ngobrol sama dia pas di parkiran. Ya dong, masa ketemu temen mau diem aja, nggak sopan ah. Begini percakapan awkward yang terjadi.
A: Aku
T: Temenku
***
A: Hei, baru pulang?
T: Iya, tadi ada les kelas 7. Kamu ngajar ekskul ya?
A: Iya. Hehehehe. Langsung pulang ke rumah?
T: Enggak, mau ke kampus buat ngambil beberapa alat peraga.
A: Loh buat apa?
T: Buat ngajar besok. Ya, biar murid-muridnya ada gambaran.
A: Oh. Emang harus pinjem ke kampus ya?
T: Iya. Mau kemana lagi, di sekolah belum tersedia alat peraga yang aku maksud.
~And the awkward moment begins~
A: Oh gitu. Ngomong-ngomong kabar si A*** gimana? Udah kerja dimana sekarang?
T: Nggak tau.
A: Ha? Maksudku A*** pacarmu itu lho, bukan A*** yang satunya.
T: Iya, nggak tau. Aku udah lama nggak sama dia.
~Silent~
A: Oh, maaf ya *muka merah* aku beneran nggak tau kalau kamu udah nggak sama dia. Kirain masih sama dia. Lama nggak ketemu kalian juga sih. *malu banget, banget, banget*
T: Nggak papa kok. Santai aja. Udah lama juga putusnya.
A: Iya. Sekali lagi maaf ya.
***

Nah kan, jadinya galau. Iya, awkward moment itu bisa bikin galau juga. Galau karena seringnya moment-moment seperti ini membuat kita bingung. Bingung gimana mau menyelesaikannya dan bingung gimana caranya keluar dari saat-saat kikuk tersebut. Aku juga gitu. Pas tahu kalau aku memulai percakapan yang awkward (karena sok tahu) aku juga bingung mau gimana. Mau diem atau ganti topik juga udah nanggung apalagi disitu cuma ada kami berdua. Huff!! Moment ter#huff banget deh. Lalu apa yang harus kita lakukan kalau mengalami moment yang sama? Hmmm, oke deh aku kasih beberapa tips-nya yang juga awkward.


1. Jangan Ganti Topik
Ini poin penting, jangan ganti topik secara tiba-tiba. Misalnya kamu bilang, "Pacar kamu nggak jemput?" dan temenmu jawab, "Kami udah putus kok." Jangan sekali-kali kamu bilang, "Eh, bintangnya bagus ya." NOOOO!! Itu terlalu gombal. Apalagi kalau kamu ngomongnya pas siang hari. Bintang darimana?? Yang harus kamu lakukan adalah be responsible. Jangan ganti topik secara tiba-tiba. Paling tidak ungkapkan rasa simpati kamu. Kamu bisa minta maaf atau bersikap seolah-olah kamu tidak tahu apa-apa meskipun sebenarnya kamu memang tidak tahu apa-apa. Jangan lupa pasang wajah innocent, itu bisa mendukung kamu banget untuk segera bisa mengganti topik beberapa detik setelahnya.

2. Jangan (Langsung) Kabur
Kabur?? No No No!! Biarpun momentnya berasa aneh dan janggal jangan kabur. Kamu nggak perlu melarikan diri. Kamu harus bisa menenangkan diri dan menahan diri untuk tidak kabur. *ngomongin apa sih?* Kalau kamu kabur, coba bayangkan bagaimana awkwardnya moment-moment selanjutnya saat kamu bertemu dengan orang yang sama. Malah jadi nggak karuan kan? Intinya kamu harus menghadapinya dengan tegar dan sabar. *apa lagi sih?* Kamu bisa kabur kalau kamu sudah menutup percakapan atau moment kikuk tersebut.

3. Jangan Menambah Ke-Awkward-an
Hal terpenting saat terjadi awkward moment adalah jangan menambah ke-awkward-an. Kalau moment itu bukan moment percakapan antara 2 orang (misalnya kamu ketahuan stalker FB mantan), kamu cukup diam jangan memaksakan diri untuk melakukan sesuatu yang nantinya malah akan terlihat semakin awkward. Menunggu sampai moment-nya kembali normal. Beri penjelasan apa yang sesungguhnya terjadi atau apa yang sedang kamu lakukan. Ya, biar nggak ada pihak yang salah paham aja. Atau kamu bisa memancing suatu percakapan yang ringan. Tapi ini tidak berlaku jika kamu sedang berada di posisi seperti pada ilustrasi atau pada poin 1. Kamu harus pintar-pintar melihat situasi dan peluang. Peluang apa sih? Ya peluang untuk keluar atau menyudahi awkward moment tersebut.


Gimana? Masih bingung? Ya sudahlah, post ini jadinya malah awkward and weird. LOL. Udah ya, semoga maksud dari post ini tersampaikan dan berguna :)


~Hug & Kiss~
xoxoxo


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
PitaPata - Personal picturePitaPata Cat tickers
PitaPata - Personal picturePitaPata Cat tickers
Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net